Suara.com - Hampir semua orang mempercayai bahwa air susu ibu (ASI) memang memberikan banyak manfaat kesehatan. Bahkan beberapa orang mungkin menggunakannya untuk mengobati sejumlah masalah kesehatan.
Seperti Arie Luyendyk Jr, selebriti yang terkenal lewat ajang pencarian jodoh "Bachelor" ini justru memakai ASI milik istrinya untuk mengobati sakit mata. Cara Arie mengobati sakit mata menggunakan ASI ini pastinya termasuk ide yang sangat gila.
Mulanya, Arie mengeluhkan matanya merah akibat peradangan selaput mata. Lantas istrinya menyarankan untuk menggunakan ASI sebagai obatnya.
"Mata adalah organ yang sangat sensitif. Aku mengalami peradangan selaput mata yang membuat mataku merah. Lalu istri saya, Lauren menyarankan menggunakan ASI untuk mengobati mataku," katanya dikutip dari US Magazine.
Arie sempat mencari tahu tentang manfaat ASI sebagai obat mata melalui internet. Ia mengaku mendapat informasi tentang hal itu meskipun tidak didukung penelitian ilmiah.
Karena itu, Arie langsung nekat mencoba menggunakan ASI untuk mengobati sakit matanya. Meskipun informasi yang diperoleh dari internet tidak didukung kuat secara ilmiah.
"Saya mencoba mengobati matanya dengan meneteskan ASI menggunakan sendok," kata Lauren.
Bahkan, mereka sempat mengabadikan momennya mengobati mata menggunakan ASI melalui Instagram Story. Kessokan harinya, Arie kembali mengunggah kondisi mata merahnya setelah diobati menggunakan ASI.
Arie mengaku mata merahnya sedikit membaik dan mulai jernih setelah ditetes ASI. Arie seperti tak menyangka usahanya dan sang istri berhasil untuk menyembuhkan mata merahnya.
Baca Juga: Kabar Baik Moms, Bayi di NICU Kini Bisa Peroleh Asupan ASI Lho
"Semuanya, lihat kemerahannya hampir hilang (pudar), ini gila tapi berhasil pada mataku," katanya.
Meskipun cara alami ini bekerja untuk menyembuhkan mata Arie, sebuah studi dilansir dari La Leche League Canada menyebut ASI bukan pilihan terbaik untuk mengatasi masalah mata.
Karena, kandungan dalam ASI tidak mungkin efektif dalam membunuh bakteri penyebab mata merah. Karena itu, mereka menyarankan agar berkonsultasi kepada dokter jika mengalami mata merah.
Berita Terkait
-
ASI Warna Kuning Artinya Apa? Berkaca dari Pengalaman Alyssa Daguise dan Steffi Zamora
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Danu Sang Nazir: Mata Merah Pertama
-
Cerita Dokter Perang Lawan Mitos, Air Kencing Bisa Sembuhkan Sakit Mata: Merusak Otak
-
Viral Ibu Bagi-Bagi ASI saat Bulan Ramadan sampai Ditegur Tokoh Agama, Begini Klarifikasinya
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?