Suara.com - Jumlah arah haid yang keluar setiap bulan memang berbeda-beda antar perempuan. Ada yang sudah berhenti keluar di hari ke-3 haid, tapi ada pula yang masih keluar deras hingga hari ke-7 haid.
Tapi, waspada darah haid yang terlalu banyak membuat Anda harus mengganti pembalut berkali-kali, bahkan hingga setiap jam. Hal ini dikenal sebagai menorrhagia, istilah medis untuk periode haid dengan perdarahan yang tidak normal, baik haid yang lebih banyak atau haid berkepanjangan.
Selain darah haid banyak, ada juga yang mengalami haid lebih panjang daripada waktu haid normal. Dampak jangka panjangnya, Anda mungkin akan mengalami anemia yang gejalanya berupa kelelahan, pusing, dan lemas.
Lalu, apa penyebabnya menorrhagia? Dilansir dari WebMD, ini dia penyebab menorrhagia menurut Rachel Liberto, RN, ahli obstetri dan ginekologi.
1. Ketidakseimbangan hormon
Keseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron diperlukan untuk mengatur penumpukan lapisan rahim (endometrium) yang luruh selama menstruasi. Jika terjadi ketidakseimbangan hormon, endometrium akan berkembang secara berlebihan dan akhirnya luruh dalam bentuk perdarahan menstruasi yang berat.
Ada beberapa kondisi yang memicu ketidakseimbangan hormon, di antaranya sindrom ovarium polikistik (PCOS), obesitas, resistensi insulin, dan masalah tiroid.
2. Fibroid rahim
Fibroid rahim merupakan tumor rahim yang tidak bersifat kanker. Kondisi ini bisa muncul selama masa subur perempuan. Fibroid rahim dapat menyebabkan perdarahan haid yang lebih berat dari normal atau berkepanjangan. Penyebabnya diduga berkaitan dengan hormon estrogen.
3. Polip
Adanya polip atau pertumbuhan kecil dan jinak pada lapisan rahim (polip uterus) dapat menyebabkan perdarahan haid yang berat atau berkepanjangan. Polip ini bisa dipicu oleh infeksi ataupun respon abnormal terhadap meningkatnya kadar estrogen, atau penumpukan di pembuluh darah leher rahim.
4. Kontrasepsi IUD
Pada beberapa perempuan, penggunaan kontrasepsi IUD dapat menimbulkan menorrhagia. Jika Anda termasuk salah seorang pengguna IUD yang mengalami menorrhagia, cobalah berkonsultasi ke dokter mengenai kemungkinan untuk menggantinya dengan metode kontrasepsi lain.
Baca Juga: Pakai Gaun Pengantin Mirip Darah Haid, Wanita Ini Dicibir Warganet
5. Kanker rahim dan kanker serviks
Kanker dapat menyebabkan perdarahan haid yang berlebihan, terutama pada wanita pascamenopause atau pernah menjalani pap smear dengan hasil yang menunjukkan abnormal.
Human papillomavirus (HPV) adalah penyebab sekitar 90% dari seluruh kanker serviks. Sedangkan penyebab kanker rahim atau endometrium tidak diketahui.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan
-
Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu