Bagi Anda yang lebih memilih olahraga di malam hari, cobalah untuk mengikuti kelas olahraga. Setidaknya cara ini membantu Anda berkomitmen dalam mengatur jadwal olahraga di tengah kesibukan.
Olahraga setelah bekerja pasti menjadi waktu yang tepat untuk melepaskan stres setelah melalui berbagai kesibukan di hari itu.
Ketika tergabung dalam kelas olahraga, seseorang akan lebih termotivasi untuk berolahraga, misalnya dengan mengikuti kelas zumba.
Zumba melibatkan pergerakan seluruh anggota tubuh mulai dari bahu hingga kaki. Irama musik dan atmosfer enerjik di kelas zumba ampuh membuat Anda jadi lebih semangat berolahraga.
Selain itu, rutin melakukan zumba juga dapat menstabilkan tekanan darah dan peredaran darah ke jantung.
Tak hanya zumba, olahraga lain seperti yoga dan kickboxing juga bermanfaat bagi kebugaran tubuh Anda. Pilihlah olahraga yang paling sesuai dan Anda senangi sehingga akan membuat Anda lebih bersemangat mengikutinya.
4. Sediakan waktu olahraga di mana saja
Selalu ada cara untuk mengatur jadwal olahraga, meskipun waktu Anda dipadati dengan kesibukan. Salah satunya membiasakan diri untuk berjalan kaki di mana saja.
Anda bisa melakukan olahraga sederhana ini ketika hendak pergi-pulang kantor atau sedang berada di kantor. Misalnya, Anda bisa menggunakan transportasi publik dan berjalan dari stasiun atau halte bus ke kantor. Bila memungkinkan, Anda bisa menggunakan tangga ketimbang pakai lift.
Baca Juga: Kemenpora Ditinggal Nakhodanya, Agenda Olahraga Nasional Tetap Berjalan
Berjalan kaki 30 menit sehari dapat menurunkan lemak tubuh dan meningkatkan kekuatan otot Anda. Manfaat tambahan dari jalan kaki di antaranya menurunkan risiko gangguan jantung, stroke, dan memperkuat tulang.
5. Olahraga di rumah sambil menonton televisi
Tidak harus pergi ke gym, Anda bisa melakukan olahraga di rumah, misalnya melakukan lunges sambil menonton televisi.
Caranya pun cukup mudah. Pertama-tama, lebarkanlah kaki kanan ke depan dan kaki kiri ke belakang. Tekuk lutut kiri hingga menyentuh lantai dan tekuk kaki kanan hingga membentuk sudut 90 derajat. Lakukan 10 kali dalam 3 set, secara bergantian.
Setelahnya Anda bisa melakukan 20 kali push up 3 set, squats 20 kali dalam 3 set, maupun angkat barbel 3 set dalam 12 kali pengulangan.
Dengan begitu, Anda tak perlu merogoh kocek dalam-dalam dan menghabiskan waktu di jalan hanya untuk Anda berolahraga. Anda juga bisa memasang alarm pada ponsel sebagai pengingat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut
-
15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa