Suara.com - Kanker payudara termasuk penyakit kronis yang paling rentang menyerang wanita. Bahkan penyakit ini bisa juga menyerang pria dalam kondisi tertentu.
Ada banyak hal yang menyebabkan seseorang berisiko kanker payudara, termasuk usia, riwayat keluarga, genetika dan jenis kelamin. Selain itu, seseorang juga lebih berisiko tergantung dari kebiasaan merokok, tingkat antivitas fisik, berat badan dan diet.
Beberapa penelitian dilansir dari Medical News Today, faktor makanan tertentu bisa memicu 30-40 persen kanker payudara. Perlu dipahami bahwa tidak ada makanan atau program diet yang bisa mencegah maupun menyebabkan kanker payudara secara langsung.
Tetapi, memilih makanan tertentu dipercaya bisa menekan risiko perkembangan kanker payudara. Adapun beberapa makanan berikut yang dipercaya bisa mencegah kanker payudara.
1. Buah dan sayuran
Sebuah penelitian terhadap 91.779 wanita menemukan bahwa mengonsumsi sayuran mengurangi risiko kanker payudara hingga 15 persen. Selain itu, buah-buahan dan sayuran juga kaya flavonoid dan karotenoid yang memberikan manfaat kesehatan.
Dalam hal itu, sayuran dan buah-buah yang bisa mencegah kanker payudara seperti kangkung, brokoli, berry, ikan, telur dan kacang-kacangan. Para peneliti telah mengaitkan beta karoten dalam wortel bisa menekan risiko kanker payudara.
2. Lamak sehat
Makanan berlemak bisa menyebabkan obesitas sehingga membuat orang berisiko lebih tinggi menderita kanker. Tetapi, beberapa lemak makanan diperlukan agar tubuh bekerja lebih baik.
Baca Juga: Hari Kesehatan Jiwa Dunia, 7 Cara Menjaga Kesehatan Mental di Tempat Kerja!
Lemak tak jenuh ini termasuk minyak zaitun, alpukat, biji hingga salmon. Para peneliti telah menemukan makanan yang mengandung lemak tak jenuh bisa menurunkan risiko kanker payudara.
3. Kedelai
Kedelai termasuk sumber makanan sehat yang bisa membantu mengurangi risiko kanker payudara. Karena produk nabati ini kaya akan protein, lemak sehat, vitamin, mineral dan rendah karbohidrat.
Para peneliti telah menyelidiki bahwa kedelai salah satu makanan yang baik bagi penderita kanker payudara. Selain kanker payudara, kedelai juga membantu menurunkan kolesterol jahat dan risiko penyakit jantung.
4. Makanan serat dan antioksidan
Penelitian menemukan makanan berserat memberikan pengaruh baik pada kanker payudara. Karena serat mendukung sistem pencernaan dan pembuangan limbah secara teratur, termasuk kelebihan estrogen.
Cara serat mengikat estrogen dalam usus juga dapat membantu mencegah tubuh menyerap terlalu banyak estrogen. Faktor-faktor ini dapat membantu mengurangi risiko kanker payudara.
Berita Terkait
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
-
Harga Kedelai Mahal Gegara Rupiah Melemah, Pemerintah Beri Subsidi Rp2.000
-
Rupiah Melemah, Harga Kedelai Melonjak: Pengrajin Tahu dan Tempe di Lebak Terancam Gulung Tikar
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis