Suara.com - Penggunaan kawat gigi palsu bisa berbahaya terhadap kesehatan, bahkan berisiko tertular HIV. Hal ini disampaikan oleh Asisten Direktur Kementerian Kesehatan Malaysia Dr Doreyat Jemun.
Dr Doreyat mengatakan kepada Harian Metro, portal berita Malaysia bahwa kini Kementerian Kesehatan Malaysia telah mempelajari kasus meningkatnya penggunaan kawat gigi palsu di kalangan anak muda.
Hal ini berkaitan dengan harganya lebih murah dan pemasangannya relatif cepat. Meski ilegal di Malaysia, terdapat peningkatan kasus efek dari penggunaan kawat gigi palsu di klinik gigi umum.
"Kawat gigi sering dipasang tanpa mengikuti prosedur yang benar, dan yang paling mengkhawatirkan bahwa ini membuat pasien terkena berbagai infeksi virus dan bakteri," terangnya.
Beberapa infeksi virus dan bakteri tersebut mungkin relatif ringan, tetapi dalam kasus parah, pasien kemungkinan mengalami risiko tertular HIV karena pemasangan kawat gigi palsu yang tidak tepat.
"Dalam kebanyakan kasus, kawat gigi palsu menyebabkan gigi menonjol dari gusi. kadang-kadang gigi mereka rusak," katanya dilansir World of Buzz.
Oleh karena itu, ia menyarankan bagi orang yang ingin memiliki kawat gigi ortodontik untuk mengunjungi klinik gigi kesehatan masyarakat yang dikelola oleh pemerintah karena harganya relatif terjangkau. Seluruh proses juga akan diawasi dengan benar sesuai standar Kementerian Kesehatan.
Berita Terkait
-
Mengapa Edukasi Menstruasi Bisa Membantu Menekan Risiko HIV pada Remaja?
-
Predator Seksual Sesama Jenis Berkeliaran Cari Mangsa Remaja Sengaja Tularkan HIV
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Temuan Komisi E DPRD DKI: Obat HIV di Jakbar Disimpan di Ruangan Apek, Pasien Keluhkan Bau Menyengat
-
HIV Sudah Bisa Dikendalikan, Stigmanya Belum
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat
-
World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu
-
2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit
-
Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia
-
Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua