Suara.com - Stop Mager! Risikonya Lebih Bahaya dari Merokok Lho!
Zaman yang serba instan jadi bumerang untuk kesehatan, khususnya membuat banyak orang malas bergerak alias mager dan lebih banyak duduk. Khususnya kota besar di jalan selalu bermacet ria, di kantor duduk depan komputer, bahkan sampai di rumah asik duduk depan televisi ber jam-jam.
Mirisnya sebuah penelitian yang cukup terkenal diungkap Spesialis Kedokteran Olahraga, Dr. Andi Kurniawan Sp.KO mengatakan banyak duduk lebih berbahaya dibanding dengan risiko merokok. Bahkan duduk menimbulkan risiko kematian lebih tinggi dibanding rokok.
"Gaya hidup tidak aktif punya masalah kesehatan cukup banyak, jurnal terkenal menyebut 'Sitting is new smoking', duduk adalah gaya rokok terbaru. Rokok turunkan harapan hidup 11 menit, kalau duduk 22 menit turunkan harapan hidup," ujar Dr. Andi dalam acara Rexona Manchester City Trophy Tour 2019 di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (17/10/2019)
Dr. Andi menjelaskan harapan hidup jadi menurun lantaran tubuh yang tidak berkeringat membuat tubuh melawan respon alam. Saat tidak berkeringat tubuh tidak berkontraksi, akibatnya perlahan fungsi tubuh akan berkurang dan susah bergerak.
"Kita harus banyak bergerak tubuh berkeringat, itu risiko fisiologis respon alam tubuh berkontraksi. Keringat adalah respon tubuh menurunkan panas," jelas Dr. Andi.
"Ibarat sebuah mobil, ia adalah radiator alami dari tubuh untuk menurunkan suhu badan setelah berolahraga," lanjutnya.
Berdasarkan hasil Riskesdas 2018 menyebutkan adanya penurunan aktivitas fisik oleh masyarakat sebesar 17 persen. Ada sebanyak 26,1 persen di 2013 masyarakat yang kurang beraktivitas fisik, sedangkan 2018 jumlahnya meningkat menjadi 33,5 persen.
"Tiga hal yang sering menjadi alasan bagi mereka untuk tidak bergerak rutin termasuk berolahraga adalah tidak ada waktu, tidak punya peralatan yang memadai dan takut berkeringat, padahal terlalu mager itu akibatnya lebih bahaya dari merokok," pungkasnya.
Baca Juga: Bikin Mager, Menikmati 4 Pantai Cantik Khas Lombok
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
Pilihan
-
4 HP Snapdragon Paling Murah, Cocok untuk Daily Driver Terbaik Harga mulai Rp 2 Jutaan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
Terkini
-
VELYS Robotic-Assisted: Rahasia Pemulihan Pasca Operasi Lutut Hanya dalam Hitungan Jam?
-
Waspada! Obesitas Dewasa RI Melonjak, Kenali Bahaya Lemak Perut yang Mengintai Nyawa
-
Kota Paling Bersih dan Sehat di Indonesia? Kemenkes Umumkan Penerimanya Tahun Ini
-
Dari Flu hingga Hidung Tersumbat: Panduan Menenangkan Ibu Baru Saat Bayi Sakit
-
Hasil Penelitian: Nutrisi Tepat Sejak Dini Bisa Pangkas Biaya Rumah Sakit Hingga 4 Kali Lipat
-
Cegah Bau Mulut akibat Celah Gigi Palsu, Ini Penjelasan Studi dan Solusi untuk Pengguna
-
Stop Jilat Bibir! Ini 6 Rahasia Ampuh Atasi Bibir Kering Menurut Dokter
-
Alarm Kesehatan Nasional: 20 Juta Warga RI Hidup dengan Diabetes, Jakarta Bergerak Melawan!
-
Panduan Memilih Yogurt Premium untuk Me-Time Sehat, Nikmat, dan Nggak Bikin Bosan
-
Radang Usus Kronik Meningkat di Indonesia, Mengapa Banyak Pasien Baru Sadar Saat Sudah Parah?