Suara.com - Joko Widodo dan Ma'ruf Amin baru saja dilantik sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesia periode 2019-2024 di Jakarta, Minggu, 20 Oktober 2019.
Setelah pelantikan, masyarakat Indonesia kini menunggu daftar menteri yang akan segera diumumkan oleh presiden dan wakil presiden terpilih.
Menurut akademisi dan praktisi klinis di bidang kesehatan, dr. Ari Fahrial Syam, seorang menteri memiliki tugas yang cukup berat. "Saat ini kita semua sedang berjuang dalam berbagai keterpurukan di era globalisasi. Selain itu, kita juga terus berjuang untuk mengejar ketertinggalan dengan negara tetangga yang terus bergerak cepat. Jelas tugas seorang menteri sebagai pembantu presiden sungguh maha berat untuk menjalankan departemen-departemen dan lembaga pemerintahan untuk mengejar ketertinggalan tersebut," tulis Ari dalam rilis yang diberikan kepada media.
Ari juga menyingguang mengenai berbagai penyakit kronis yang ada saat ini. Oleh karena itu, selain membutuhkan sosok yang profesional dan 'bersih' menurut KPK, PPATK, dan BNPT, Ari juga mengatakan perlunya masalah kesehatan untuk menjadi pertimbangan.
"Jangan sampai para menteri jatuh sakit di tengah perjalanan dengan tugas maha berat ini. Setelah calon menteri yang telah dipertimbangkan dengan matang, perlu dilakukan pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui kondisi kesehatan para calon menteri tersebut," tambahnya.
Mengenai dana, Ari mengatakan pemeriksaan kesehatan menyeluruh tidak seberapa jika dibandingkan harus merawat seorang menteri yang sakit.
"Jika hal ini tidak memungkinkan, bisa saja diminta bagi calon menteri untuk menyertakan hasil check up kesehatan yang terbaru dari rumah sakit yang ditunjuk. Tentu kita tidak akan terjeblos dalam lubang yang sama di mana beberapa menteri jatuh sakit karena tidak siap secara fisik dan mental saat menjadi menteri pada masa-masa kabinet-kabinet sebelumnya," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini