Suara.com - 5 Khasiat Kedelai Hitam, Bantu Diet Hingga Cegah Kanker Lho
Konsumsi kacang kedelai untuk diet cukup banyak dipilih untuk menurunkan berat badan. Namun ternyata ada kacang kedelai hitam yang juga baik untuk kesehatan selain baik untuk diet.
Kedelai hitam pada dasarnya adalah kacang kedelai dengan varietas warna yang lebih gelap. Oleh sebab itu, kandungan nutrisi dan manfaatnya bagi kesehatan pun tidak jauh berbeda dengan kacang kedelai pada umumnya.
Berikut adalah berbagai manfaat tersebut dilansir Hello Sehat:
1. Menurunkan risiko stroke dan penyakit jantung
Kandungan serat yang tinggi pada kedelai hitam berpotensi menjaga kesehatan jantung dengan cara menurunkan kadar LDL. LDL atau low-density lipoprotein adalah kolesterol jahat yang memicu pembentukan plak penyumbat pembuluh darah.
Kedelai hitam juga mengandung puluhan jenis antioksidan yang melindungi pembuluh darah dari kerusakan akibat radikal bebas. Jika pembuluh darah sehat, plak akan sulit terbentuk. Aliran darah pun kian lancar sehingga risiko penyakit jantung menurun.
2. Berpotensi mencegah kanker
Manfaat kedelai hitam yang satu ini mungkin tak banyak diketahui. Di antara puluhan antioksidan dalam kedelai hitam, beberapa di antaranya adalah antosianin dan saponin. Antosianin merupakan senyawa yang memberi warna gelap pada kedelai hitam.
Antosianin diketahui dapat menghambat perkembangan tumor pada usus, payudara, perut, prostat, ovarium, hingga rahim. Sementara itu, saponin mampu mencegah sel kanker memasuki aliran darah sehingga tidak menyebar ke bagian tubuh lain.
Baca Juga: Kulit Leher Pria Ini Hilang setelah Muncul Bintik, Ternyata Kanker
3. Baik bagi penderita diabetes
Mengonsumsi kedelai hitam tidak hanya bermanfaat untuk jantung, tapi juga baik bagi penderita diabetes. Pada penelitian terhadap penderita diabetes tipe 2, konsumsi kedelai hitam membantu menstabilkan kadar gula, lemak, dan insulin dalam darah.
Serat pada kedelai hitam juga dapat mencegah obesitas yang merupakan faktor risiko penyakit diabetes. Serat bekerja dengan cara menghambat produksi dan pembesaran sel-sel lemak, terutama di sekitar perut dan di bawah lapisan kulit.
4. Memelihara kesehatan tulang
Manfaat lain dari kedelai hitam adalah memberikan kalsium, magnesium, fosfor, zat besi, dan zinc yang diperlukan untuk menjaga kesehatan tulang. Kalsium dalam kedelai hitam berfungsi menjaga struktur tulang agar selalu kokoh.
Sementara itu, zat besi dan zinc amat dibutuhkan untuk menjaga kekuatan serta kelenturan tulang dan sendi. Mengonsumsi kedelai hitam adalah pilihan tepat untuk mencukupi kebutuhan seluruh mineral penting ini sekaligus.
5. Menurunkan berat badan
Kedelai sering diolah menjadi camilan sehat rendah kalori untuk orang yang sedang menurunkan berat badan. Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat protein dalam kedelai dapat menjadi sumber energi dan seratnya membuat Anda kenyang lebih lama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh