Suara.com - Seorang lelaki berusia 69 tahun dari Tiongkok harus menjalani operasi pengangkatan 47 pipa plastik dari uretranya.
Melansir World of Buzz, pria itu memasukkan selang plastik sepanjang 6 cm melalui penis hingga masuk ke saluran kandung kemih.
Setelah tidak dapat mengeluarkannya lagi dan merasa kesulitan ketika buang air kecil, ia pergi ke rumah sakit dan langsung melakukan CT Scan.
Melihat hal tersebut, dokter terkejut dengan banyaknya benda asing berada di dalam tubuh sang pasien.
Pipa tersebut tidak dapat dikeluarkan melalui lubang uretra. Oleh karenanya, dokter memutuskan untuk melakukan operasi terhadap sang pria pada Selasa (22/10/2019).
Setelah 47 pipa plastik dikeluarkan, dokter memeriksanya dan memperhatikan bahwa ujung pipa memiliki jejak plastik yang terbakar.
Ini menunjukkan sang pria telah membakar ujung tabung untuk menghaluskan ujung-ujungnya agar lancar saat dimasukkan ke uretra.
Menurut keterangan sang lelaki, dia baru saja bercerai sehingga berusaha mencari rangsangan lain untuk membuat dirinya bergairah. Pilihannya pun jatuh pada pipa kecil tersebut.
Dokter kemudian memperingatkan untuk tidak lagi memasukkan benda asing ke dalam uretra karena dapat menyebabkan infeksi saluran kemih, peradangan kandung kemih, dan bahkan gagal ginjal yang mengancam jiwa.
Baca Juga: Wujud Jari Tangan Bisa Mengukur Panjang Penis, Mitos atau Fakta?
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem