Suara.com - Seorang pria 42 tahun asal Connecticut mengeluh merasa sakit setiap kali buang air kecil dan saat ejakulasi selama satu tahun sebelum akhirnya ia memeriksakan diri ke rumah sakit.
Selain itu, pria yang tidak disebutkan identitasnya ini juga selalu merasa sakit di sisi kanan kandung kemihnya dan ketika buang air kecil, urine akan terputus secara tiba-tiba.
Dokter pun melakukan cystoscopy, prosedur untuk melihat ke dalam kandung kemih menggunakan kamera tipis dan menemukan peluru di sana.
Siapa sangka, ternyata peluru tersebut sudah berada di dalam tubuh sang pria selama 18 tahun, tulis Daily Mail.
Peluru tidak pernah diangkat dari tubuh sang lelaki karena ahli bedah terdahulu tidak dapat mengeluarkannya tanpa melukainya.
Dokter yang merawat sang lelaki ini mengatakan seiring waktu batu kandung kemih terbentuk di sekitar peluru dan terkikis melalui dinding organ dan menyebabkan macet.
Untuk mengeluarkannya, Joanna Marantidis dokter yang menangani pria tersebut dan berasal dari Fakultas Kedokteran Frank H Netter MD di Universitas Quinnipiac, melakukan operasi cystolitholapaxy.
Dalam prosedur ini, dokter menggunakan cystoscope untuk menemukan peluru serta memecahnya menjadi bagian-bagian lebih kecil.
Namun karena suatu hal yang kemungkinan akan menyebabkan kondisi lelaki tersebut bertambah parah, akhirnya petugas medis melakukan operasi pengangkatan batu kandung kemih dan peluru melalui sayatan di perut bagian bawah. Prosedur ini disebut dengan cystolithotomy terbuka.
Baca Juga: Akibat Tahan Kencing Semalaman, Kandung Kemih Pria Ini Pecah!
Untungnya, fragmen atau pecahan kecil batu serta peluru dapat dikeluarkan. Dokter mengatakan peluru tersebut memiliki ukuran kira-kira 30x35mm.
Menurut ahli urologi konsultan Dr Rich Viney di Bladder Clinic di Birmingham, mengatakan kasus ini tidak biasa dan unik.
Hingga akhirnya kasus ini ditulis dalam jurnal medis Urology Care Reports oleh dokter Marantidis.
Berita Terkait
-
Ditembakkan Militer Israel, Ini Bahaya Peluru Fospor Putih untuk Anak dan Perempuan
-
Salat Tarawih tapi Bolak-Balik Pipis? Ini Saran Dokter Atasi Beser saat Ibadah
-
Brutal! Polisi Tembakan Gas Air Mata dan Peluru Karet Saat Pecah Rusuh Suporter
-
Margareth Satu Peluru
-
Media Angkat Bicara usai Bad Bunny Diduga Pakai Rompi Anti-peluru di Grammy
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal