Suara.com - Merasa Ngantuk Setelah Olahraga? Ini Penjelasan Ilmiah dari Pakar
Olahraga atau aktivitas fisik sangat baik untuk kesehatan dan perlu dilakukan secara rutin. Sayangnya, alih-alih merasa bugar dan segar, yang terjadi adalah serangan kantuk yang teramat sangat, kok bisa?
Dokter Spesialis Gizi dr. Ririn Dwi Aryani, SpGK mengatakan gejala itu biasanya terjadi saat ada yang tidak beres pada tubuh, bisa juga karena asupan nutrisi sesudah dan sebelum olahraga tidak tepat.
"Biasanya (ngantuk setelah olahraga) karena asupannya kurang pada saat sebelum berolahraga atau pada saat setelah olahrgaa tidak masuk nutrisi yang optimal. Karena olahraga pun kita butuh menggantikan kalori yang kita keluarkan, akibat pemecahan massa lemak harus kita ganti, sehingga dapat membuat badan kita recovery lebih optimal," ujar dr. Ririn kepada Suara.com di RS Kanker Dharmais, Jakarta Barat, Senin (28/10/2019)
Dokter ahli gizi RS Kanker Dharmais ini mengatakan, dalam menghitung asupan penting untuk melihat berapa lama waktu berolahraga. Jika olahraga lebih dari 1 jam maka setelahnya harus mengganti energi dengan asupan karbohirat.
"Dalam olahraga kalau olahraga lebih dari 60 menit, atau 1 setengah jam, biasanya karbohidrat itu harus, protein harus tercukupi. Jadi tidak ada nutrisi tertentu, minum susu juga bisa jadi salah satu alternatif kalau waktunya sempit," jelasnya.
Sementara itu, jika olahraga dengan durasi lebih sedikit atau maksimal 30 menit, jangan langsung mencari makanan, tunggu 3 sampai 4 jam baru kemudian konsumi makanan dengan porsi biasanya. Sambil menunggu waktu makan, cukup minum air putih.
"Waktu (olahraga) 30 menit, tunggu 3 sampai 4 jam itu makan makanan porsi biasa. Ada proteinnya ada mineral, ada karbohidratnya vitaminnya untuk mikronutriennya, mengganti kalori yang sudah terbuang saat olahraga," tutupnya.
Baca Juga: Waspada, Sering Ngantuk di Siang Hari Bisa Jadi Tanda Penyakit Alzheimer
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa