5. Sensasi payudara rekonstruksi berbeda
Sensasi pada payudara yang direkonstruksi tergantung pada prosedur khusus yang digunakan, mastektomi, dan faktor-faktor lain, dan pasien mengatakan bahwa kesibukan memerlukan waktu.
Sebuah studi kecil tahun 2019 menemukan bahwa rekonstruksi payudara berbasis implan cenderung mengakibatkan hilangnya sensasi pada jaringan payudara, sementara studi tahun 2017 menemukan bahwa orang yang melakukan rekonstruksi flap memiliki tingkat sensasi yang lebih tinggi dalam payudara yang direkonstruksi dibandingkan dengan orang yang menggunakan implan. .
"Dalam satu studi 2018, hanya 2% wanita mendapatkan sensasi penuh di payudara mereka setelah mastektomi," Dr. Anne Peled, seorang ahli bedah plastik rekonstruktif, menulis untuk Bustle pada tahun 2019. "Sementara fakta ini kadang-kadang dibahas selama konsultasi bedah, banyak orang terkejut mengetahui bahwa mereka telah kehilangan sensasi setelah operasi, dan kemudian bahkan lebih terkejut mengetahui bahwa itu seringkali permanen."
6. Tidak semua orang bisa rekonstruksi payudara
Rekonstruksi payudara setelah mastektomi dapat dilakukan bagi mereka yang masih menjalani pengobatan untuk kanker.
"Pasien-pasien tertentu dengan jenis langka kanker payudara agresif yang dapat melibatkan kulit, yang disebut kanker payudara radang, tidak boleh segera melakukan rekonstruksi payudara. Jika seorang pasien tidak dalam kesehatan yang baik misal terganggu dengan diabetes yang tidak terkontrol, mereka juga bukan kandidat yang baik untuk rekonstruksi payudara karena mereka berisiko tinggi untuk mengalami komplikasi, seperti infeksi atau masalah penyembuhan luka,"
7. Pasien mungkin tidak bahagia dengan hasilnya
Proses rekonstruksi payudara bisa lama, menyakitkan, dan juga emosional,
Baca Juga: Didiagnosis Kanker Payudara, Apakah Payudara Harus Diangkat?
"Rekonstruksi payudara bukan hanya satu dan dilakukan - ada banyak rasa sakit fisik dan emosional yang menyertainya," kata Kate.
"Saya tidak menyesali keputusan saya untuk bergerak maju dengan mastektomi ganda sama sekali, tetapi itu tidak membuat proses lebih mudah. Dokter bedah saya memperingatkan saya bahwa tidak mungkin saya akan benar-benar puas dengan hasil setelah hanya pertukaran operasi, dan dia benar,"
Sebuah studi yang diterbitkan di JAMA Surgery pada 2019 menemukan bahwa pasien rekonstruksi payudara sering berharap mereka akan merasa nyaman dengan implan baru mereka segera setelah operasi, dan kekecilannya bisa sangat besar, bahkan jika produk akhirnya - setelah operasi lain dan mungkin beberapa tahun - mungkin membuat mereka lebih bahagia.
"Saya berharap orang-orang mengerti bahwa rekonstruksi payudara setelah mastektomi adalah suatu proses yang berat bagi fisik maupun mental," pungkas Allie. [Aflaha Rizal]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya