Suara.com - Salah satu gejala dari penderita diabetes tipe 2 adalah sering merasa lapar dan ini memang merupakan hal yang umum terjadi.
Melansir diabetessisters.org, penyebab dari rasa lapar ini adalah tingginya kadar insulin yang diperburuk dengan konsumsi terlalu banyak karbohidrat atau makanan dengan indeks glikemik tinggi, yakni makanan yang cepat berubah menjadi gula).
Penyebab lainnya adalah masalah fisik, yaitu kekurangan hormon incretin. Hormon ini bertanggung jawab dalam mengendalikan gula darah setelah makan.
Hormon ini mengurangi aliran gula dari hati setelah makan, meningkatkan produksi insulin alami ketika seseorang makan karbohidrat, dan memperlambat pencernaan.
Fungsi terakhir inilah yang menarik.
Saat pencernaan melambat, akan ada lebih sedikit gula yang diserap ke dalam aliran darah dari usus. Perlambatan pencernaan juga menyebabkan lebih banyak makanan menumpuk di perut dalam jangka waktu lebih lama.
Jadi, ketika seorang penderita diabetes tipe 2 kekurangan incretin, perut akan lebih cepat kosong. Artinya, mereka dapat merasa lapar dalam sesaat, bahkan setelah makan.
Incretin dapat diganti dengan obat suntik tertentu yang disebut incretin mimetics.
Penurunan berat badan seringkali merupakan efek samping dari obat diabetes ini.
Baca Juga: Begini Panduan Pola Makan yang Tepat untuk Pasien Diabetes
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata