Sama seperti ketiak, kaki juga bisa menimbulkan bau menyengat. Pakai bedak tawas sebelum tidur bisa mengatasi bau kaki. Karena, tawas membantu meringankan gejala keringat di pagi hari dan sepanjang hari yang bisa menyebabkan bau.
4. Menyembuhkan sariawan
Bedak tawas juga bisa digunakan sebagai penyembuhan luka di dalam mulut, seperti sariawan. Tetapi, cara ini pasti akan terasa menyakitkan dan tidak nyaman.
Caranya, oleskan bedak tawas ke sariawan. Bedak tawas dapat membantu mengobati rasa sakit dan menyembuhkan luka lebih cepat.
Umumnya dilansir dari Medical Health Guide, bedak tawas aman untuk penggunaan topikal sebagai deodoran, astringent, obat kumur dan mencuci kulit. Bedak tawas juga aman untuk bayi, wanita hamil hingga ibu menyusui.
Tetapi, bubuk tawas yang merupakan alumunium kalium sulfat bisa memberikan efek samping pada sperma pria. Sebuah penelitian dalam “Jurnal Fisiologi dan Farmakologi India” 1998, konsentrasi larutan tawas yang berbeda memiliki efek berbeda pada sperma, motilitas / kematian dan tingkat fruktosa semen. Konsentrasi yang lebih tinggi memiliki efek yang lebih tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?