Suara.com - Hari AIDS Sedunia kembali dirayakan pada Minggu, 1 Desember 2019. Tahun ini, tema yang diangkat adalah "Communities Make the Difference".
Berdasarkan laman UNAIDS, masyarakat telah memberikan kontribusi yang tak ternilai bagi penderita HIV/AIDS. Masyarakat dinilai sebagai sumber kehidupan yang efektif dan pilar dukungan yang penting dari respon AIDS.
Melansir hiv.gov, ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu teman atau orang terdekat yang baru saja didiagnosis dengan HIV, antara lain:
1. Berbicara
Bersiaplah untuk melakukan percakapan terbuka dan jujur tentang HIV. Ikuti petunjuk dari orang yang didiagnosis tersebut.
Mereka mungkin tidak selalu ingin membicarakannya atau mungkin tidak siap. Namun, tunjukkan bahwa Anda melihat mereka sebagai orang yang sama.
2. Mendengarkan
Didiagnosis dengan HIV adalah berita yang mengubah hidup. Dengarkan orang mereka dan tawarkan dukungan Anda.
Yakinkan mereka bahwa HIV adalah kondisi kesehatan yang dapat dikelola. Ada obat-obatan yang dapat mengobatinya dan membantu mereka tetap sehat.
Baca Juga: Gejala Paling Umum HIV, dari Demam Hingga Batuk Kering yang Tak Sembuh
3. Belajar
Mencari informasi tentang HIV, seperti apa itu, bagaimana ditularkan, bagaimana perawatannya, dan bagaimana orang akan tetap sehat meski mengidap HIV.
Memiliki pemahaman yang kuat tentang HIV adalah langkah besar ke depan dalam mendukung mereka.
4. Anjurkan perawatan
Beberapa orang yang baru didiagnosis mungkin merasa sulit untuk mengambil langkah pertama untuk pengobatan HIV. Dukungan dan bantuan Anda mungkin bermanfaat.
Pengobatan HIV harus sesegera mungkin dilakukan setelah didiagnosis. Jika mereka tidak memiliki penyedia layanan HIV, Anda dapat membantu mereka menemukannya.
5. Mendukung agar mereka patuh dalam mengonsumsi obat
Penting bagi orang yang hidup dengan HIV untuk minum obat mereka setiap hari, persis seperti yang ditentukan. Tanyakan pada mereka apa yang dapat Anda lakukan agar mereka menaati jadwal.
Tanyakan juga apakah mereka memiliki kebutuhan lain agar mereka tetap sehat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?