Suara.com - Kemenkes Bicara Hepatitis A di Depok, Bayi 4 Bulan Meninggal Usai Dipijat
Kemenkes angkat bicara terkait wabah hepatitis A di Depok yang sudah menjangkiti puluhan orang. Apa imbauannya?
Ada pula kasus bayi 4 bulan yang meninggal usai dipijat, dan kisah Dina Oktavia ibu muda yang berjuang menghidupi bayi hidrosefalus seorang diri.
Semuanya tersaji lengkap untuk Anda di 5 berita kesehatan menarik hari ini, Rabu (4/12/2019).
1. Kemenkes Ungkap Jumlah Perkembangan KLB Hepatitis A di Depok
Setelah Cilacap Jawa Timur, Indonesia kembali dihebohkan dengan status Kejadian Luar Biasa (KLB) yang ditetapkan Pemkot Depok terhadap wabah Hepatitis A, yang diperkirakan menjangkit 262 orang.
Pada awalnya kejadian virus berasal dari SMPN 20 Depok, Jawa Barat lalu meluas ke luar dari itu. Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI dr. Anung Sugihantono M.Kes mengatakan hingga kini data menunjukkan sudah ada 171 orang yang positif terjangkit Hepatitis.
2. Bayi 4 Bulan Meninggal Usai Dipijat, Amankah Akupresur untuk Bayi?
Baca Juga: 5 Berita Kesehatan: Halusinasi Makanan Pedas, Disfungsi Seksual Perempuan
Viral kasus seorang bayi berusia 4 bulan asal China meninggal dunia setelah mendapat terapi akupresur selama 20 menit untuk mengobati batuknya.
Berdasarkan laporan China Press, terapi akupresur tersebut dilakukan atas saran dokter. Menurut ibu sang bayi, ia melihat adanya gelembung merah di lubang hidung putrinya ketika sudah pulang ke rumah. Putrinya itu juga sempat pingsan.
3. Anak Idap Hidrosefalus, Ibu Muda Sedih dan Bingung Ditinggal Suami
Anak Idap Hidrosefalus, Ibu Muda Sedih dan Bingung Ditinggal Suami
Memiliki anak dengan kelainan bawaan atau cacat lahir tentu bukan keinginan orangtua. Namun jika takdir berkehendak demikian, yang bisa dilakukan adalah memastikan anak mendapat perhatian dan perawatan semaksimal mungkin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien