Cara Penyembuhan Hepatitis A
Hingga saat ini, belum ada obat yang khusus dibuat untuk menyembuhkan hepatitis A. Dokter biasanya merawat pasien berdasarkan gejala yang dirasakan seperti nyeri perut, lemas, hingga hilangnya nafsu makan.
Dokter juga biasanya akan mengecek kondisi kesehatan liver untuk melihat apakah ada risiko bahaya. Meski kecil, namun sekitar 10-15 persen pasien hepatitis membutuhkan waktu 6-9 bulan untuk sembuh.
- Istirahat yang cukup. Hepatitis A bisa membuat Anda merasa lelah, lemas, dan kurang energi.
- Pola makan sehat penting karena saat terserang hepatitis A, nafsu makan berkurang dan rasa mual rentan menyerang.
- Penuhi kecukupan air minum karena hepatitis A bisa membuat seseorang kekurangan cairan
- Hindari alkohol yang dapat mengganggu perbaikan fungsi hati. Ditambah, konsumsi alkohol dapat merusak liver dalam jangka panjang.
Pencegahan Hepatitis A
Pencegahan hepatitis A bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama adalah menggunakan vaksin hepatitis A yang sudah tersedia secara umum.
Vaksin hepatitis A memiliki tingkat efektivitas hingga 95 persen pada orang dewasa sehat dan mampu bertahan hingga 20 tahun.
Untuk anak-anak dan lansia, efektivitasnya berada di angka 85 persen dan mampu bertahan 15-20 tahun.
Cara yang kedua adalah menjaga kebersihan diri dan lingkungan dengan baik dengan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat.
- Cuci tangan pakai sabun
- Mencuci makanan sebelum dimasak dengan air mengalir
- Tidak buang air sembarangan
Baca Juga: Kemenkes Akui Wabah di Depok Tingkatkan Prevalensi Hepatitis A di 2019
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak