Suara.com - Model kenamaan Ashley Graham (32) yang sedang hamil besar mengaku dirinya mempunyai 9 "teman hamil" yang selalu memberinya saran tentang kehamilan serta persiapan kelahiran.
Dari 9 teman rahasianya itu, dua di antaranya adalah komedian Amy Schumer dan selebriti Kim Kardashian.
"Sekarang aku punya 9 teman hamil," kata Ashley, melansir Foxnews.
Ashley juga bercerita, ia pernah mengungkapkan kegelisahannya mengenai masalah ranjang kepada teman-temannya itu. Katanya, kehamilan membuat kehidupan seksnya menjadi berbeda.
"Karena ada benjolan besar ini yang membuatmu sensitif jika kau berbaring atau melakukan posisi (seks) baru. Aku benar-benar bertanya pada setiap temanku yang sudah memiliki buah hati atau hamil, aku bertanya, 'posisi apa yang kalian lakukan?' Ini sudah menjadi percakapan biasa di antara para ibu," sambungnya.
Berhubungan intim selama hamil memang aman. Selama dokter tidak melarangnya, ibu hamil dapat mencoba berbagai posisi seks selama sembilan bulan ke depan, Tami Rowman, MD, obgyn di University of California San Francisco.
Namun, seorang ibu tentu pernah mendengar bahwa tidak aman untuk berbaring terlentang setelah minggu ke-20 karena dapat menekan vena cava, pembuluh darah yang memengaruhi sirkulasi darah ke seluruh tubuh, termasuk sang janin.
"Ada stereotip ibu hamil harus berhubungan seks dari samping atau belakang, tetapi Anda bisa melakukan hubungan seks misionaris jika itu tidak berlangsung terlalu lama. Setelah 5 atau 10 menit, Anda mungkin akan merasa aneh, dan Anda dapat memiringkan tubuh," sambung Rowman, melansir Womens Health Magazine.
Rowman pun memberi ide posisi berhubungan intim yang nyaman dan sudah disetujui para ahli bagi ibu hamil.
Baca Juga: Cantiknya Tak Berkurang, Begini Potret Ashley Graham saat Hamil Tua
- Trimester pertama: posisi gunting, x-files, menyilang, misionaris.
- Trimester kedua: posisi doggy style, leap frog, the hot seat, cowgirl.
- Trimester ketiga: posisi sendok, cowgirl terbalik, table top.
Hal yang perlu diingat adalah selama hamil sel-sel pada serviks menjadi lebih sensitif sehingga cenderung berdarah saat melakukan hubungan intim. Jadi, kemungkinan setelah melakukannya, wanita hamil akan mendapati beberapa bercak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya
-
BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut
-
15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!