Suara.com - Menangis ternyata tidak hanya bentuk ungkapan perasaan sedih, terharu, dan bahagia. Menangis juga bisa membantu kita mengatasi beberapa masalah kesehatan fisik dan psikologis.
Sayangnya, orang seringkali melihat atau menilai bahwa tangisan adalah bentuk kelemahan seseorang. Akhirnya, banyak orang yang mungkin berusaha menahan air matanya agar tidak terlihat lemah.
Padahal air mata itu justru memberikan manfaat di luarnya. Seperti yang dilansir dari brightside.com, berikut ini manfaat kesehatan dari menangis.
1. Mengatasi stres
Sebuah studi tahun 2014 menemukan bahwa menangis bisa membantu seseorang lebih rileks selama periode stres. Menangis memang tidak memberikan efek secara langsung. Namun, beberapa menit kemudian Anda akan merasa tubuh lebih rileks.
Menurut peneliti, menangis mengaktifkan sistem saraf parasimpatis (PNS) yang memiliki fungsi untuk menenangkan otak kita.
2. Mengontrol tekanan darah
Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan serius, seperti stroke, serangan jantung, gagal jantung, demensia, dan gagal ginjal. Namun menurut beberapa penelitian, menangis bisa membantu menurunkan tekanan darah sekaligus mengontrolnya.
3. Akumulasi racun
Baca Juga: Canggih Banget, Terapi Ini Jadi Cara Baru untuk Meredakan Nyeri
Air mata yang mengalir bisa membersihkan puing-puing seperti asap dan debu di mata. Ketika menangis, air mata juga akan membuang racun yang menumpuk di dalam tubuh kita karena stres.
Penghapusan racun ini membantu mengurangi kadar kortisol dalam tubuh. Oleh karenanya, menangis bisa menghasilkan suasana hati yang lebih ringan. Jadi, tidak heran jika kita sering merasakan beban hilang setelah menangis.
4. Perubahan suasana hati
Perubahan suasana hati seperti agresif, cemas, dan jengkel dapat terjadi karena berbagai alasan. Salah satunya adalah akumulasi mangan dalam tubuh.
Saat kita menangis, kelebihan mangan ini akan mengalir keluar dari tubuh bersamaan dengan air mata. Jadi, itu akan membuat Anda merasa lebih tenang dan fokus.
5. Mengatasi nyeri
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
Terkini
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya