Suara.com - Normalnya, wanita akan memasuki masa menopause di antara usia 45 hingga 55 tahun. Setelah menopause itu wanita tentu tidak bisa bereproduksi atau hamil lagi.
Tetapi, berbeda dengan wanita bernama Tan asal Cina ini. Tan justru melahirkan anak laki-laki di usia 62 tahun. Persalinan Tan itu lantas mengejutkan publik di dunia maya.
Tan melahirkan anak laki-laki dengan berat badan 2,95 kilogram secara caesar selama 40 menit pada Jumat (27/12/2019) kemarin. Menurut Rumah Sakit Pusat Xiangtan dilansir dari Asia One, Tan melahirkan putranya dalam kondisi sehat.
Sebelumnya, Tan terakhir kali melahirkan seorang anak sekitar 31 tahun lalu. Saat itu ia melahirkan anak satu-satunya tapi dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Sejak itu, Tan dan suaminya berusaha mencari cara untuk hamil alami. Sampai akhirnya, Tan hamil setelah menjalani perawatan IVF atau bayi tabung. Kehamilan Tan di usianya tentu bukan hal mudah.
Sekitar 2 bulan sebelum melahirkan, Tan pun sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Xiangtan karena sering mengalami sakit di perut bagian bawah. Saat itu Tan didiagnosis menderita masalah jantung, diabetes gestasional, polihidramnion dan lainnya.
Ahli anestesi yang menangani Tan pun mengatakan bahwa wanita lanjut usia seperti Tan lebih memiliki banyak risiko ketika menjalani operasi caesar.
Risikonya termasuk masalah jantung dan hipotensi terlentang setelah anestesi yang bisa menyebabkan gagal jantung selama operasi caesar. Karena itu, proses persalinan caesar Tan di usia 62 tahun pun berada dalam pengawasan ketat.
Beruntungnya, proses persalinan Tan berjalan lancar. Tetapi, hal lain yang masih dikhawatirkan adalah perawatan bayi laki-laki Tan di masa depan. Meski begitu, publik tetap menyebut Tan sebagai "wanita super" yang melahirkan anak di usia 62 tahun.
Baca Juga: Cedera Patah Tulang Jangan Asal Dipijat, Ini Langkah Pertolongan Pertamanya
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi