Suara.com - Sebagian rumah warga di daerah Jabodetabek dan sekitarnya, diterjang banjir akibat intensitas hujan yang tinggi sejak malam pergantian. Beberapa wilayah yang terdampak banjir kini sudah mulai berbenah karena debit air yang mulai surut. Banyak warga yang langsung bersiap membersihkan rumah dari sisa-sisa banjir.
Lalu, bagaimana cara membersihkan peralatan rumah tangga usai terendam banjir?
Ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Dr. Ir. Ahmad Sulaeman, MS, PhD, menyarankan untuk membilas peralatan rumah tangga, khususnya peralatan makan, dengan air panas.
"Harus dibilas, jadi semua piring dan gelas jangan langsung dipakai. Kalau perlu saya anjurkan untuk disiram air panas," ujar Prof Sulaeman saat dihubungi Suara.com, Rabu (1/1/2020).
Langkah ini sangat diperlukan, mengingat air panas dapat membunuh kuman kolera yang hidup di dalam genangan air yang tercemar. Kuman kolera sendiri dapat menularkan beberapa penyakit, seperti diare hingga disentri atau BAB yang mengeluarkan darah.
"Biasanya kolera itu dari air tercemar kotoran, ada bakteri namanya kolera. Nah, disentri itu penyakit mirip diare, keluar cairan BAB berdarah," jelas Prof Sulaeman.
"Makanya sumbernya dari air dan makanan, (di mana) air mencemari peralatan yang digunakan untuk makan. (Ini) dengan cara disiram air panas cukup," lanjutnya.
Sementara itu, untuk pakaian yang terendam banjir, Prof. Sulaeman mengingatkan untuk tidak membiarkan baju yang dikenakan dan terkena air banjir yang tercemar, dibiarkan mengering di badan. Hal ini, katanya, bisa memicu penyakit kulit.
"Itu sih (pakaian) nggak mesti direndam air panas, kalau sudah ada deterjennya sudah baik. Kalau ada dryer (pengering) akan lebih baik. Jangan dipakai baju basah sampai kering di badan, itu sumber penyakit gatal-gatal," tutupnya.
Baca Juga: Banjir Jakarta Masih Menggenang, SPBU Shell Dekat Studio Indosiar Terbakar
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!