Suara.com - Hotpot atau steamboat menjadi makanan favorit banyak orang di kala musim dingin dan hujan. Makanan ini bisa menghangatkan tubuh tetapi juga membahayakan jika dikonsumsi dalam kondisi sangat panas.
Seorang wanita asal China yang bernama Zhang dilaporkan menikmati makanan panas seperti steamboat bersama teman-temannya akhir Desember 2019 lalu.
Setelah ia mengonsumsi makanan panasnya, ia langsung mengalami ketidaknyamanan dan rasa sakit di tenggorokan dan dada. Ia merasa ada sesuatu yang menyangkut di tenggorokan sehingga membuatnya sulit menelan.
Mulanya dilansir dari worldofbuzz.com, Zhang berpikir bahwa ketidaknyamanan itu karena ia tak sengaja menelan potongan tulang atau membakar kerak makanan yang melukai tenggorokannya.
Esok harinya, Zhang terbangun dengan rasa sakit di tenggorokan dan terasa menyakitkan saat menelan air liurnya. Seiring berjalannya waktu, Zhang sampai mengalami batuk berdarah.
Dokter dari departemen gastroenterologi lantas memeriksa kondisi perutnya. Setelah diperiksa, ternyata Zhang memiliki ulserasi 22 cm di kerongkongannya.
Zhang kemudian didiagnosis dengan tukak esofagus, gastritis non-atrofi kronis serta refluks empedu. Akibatnya, Zhang mesti menjalani perawatan rumah sakit untuk pengobatan dan pemulihannya.
Akibat kejadian ini, dokter memperingatkan agar wanita itu tidak mengonsumsi makanan sangat panas dan terlalu cepat. Hal tersebut bisa menyebabkan kerusakan pada kerongkongan, perut, dan sistem pencernaan.
Jika pola makan ini dipraktikkan dalam jangka panjang, kebiasaan ini bisa saja menyebabkan kanker esofagus.
Baca Juga: Ketahui 4 Jenis Obat Bius dan Efeknya saat Dicampur Minuman
Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) bahkan pernah melakukan penelitian yang menunjukkan konsumsi minuman di atas suhu 65 derajat celcius akan menghasilkan peningkatan risiko terkena kanker esofagus.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal