Suara.com - Skuter listrik atau eScooter sempat menjadi fenomena di Jakarta. Alat yang didesain seperti papan seluncur lengkap dengan stang dan kekuatan listrik tersebut kerap dijadikan andalan anak muda untuk berkeliling kota.
Bahkan, ada beberapa operator skuter listrik yang muncul di Jakarta dan dapat digunakan secara bebas. Sampai pada pertengahan November 2019 lalu, terjadi kecelakan pengguna skuter listrik di kawasan Senayan, di mana dua pengguna skuter listrik dinyatakan meninggal dunia karena ditabrak mobil di jalan raya.
Saat itu juga muncul debat apakah skuter listrik aman untuk digunakan atau tidak. Sebagai tambahan, sebuah riset yang dipublikan oleh jurnal JAMA Surgery mencatat bahwa skuter listrik telah menjadi 'masalah kesehatan urban yang menakutkan'
Data dari penelitian tersebut diambil dari National Electronic Injury Surveillance System di Amerika Serikat.
Dari 2014 sampai 2018, peneliti mencatat lebih dari 39.000 orang di AS cedera saat menggunakan skuter listrik dengan 3.300 orang di antaranya dilarikan ke rumah sakit.
Tahun 2018 merupakan tahun kecelakaan skuter listrik paling tinggi di AS, dengan 14.500 orang cedera dan hampir 1.400 dirawat. Angka tersebut naik 8.000 dan 700 dari tahun sebelumnya.
Sepertiga kasus cedera pada 2018 melibatkan cedera kepala, yang adalah penyebab angka kasus cedera kepala paling tinggi bahkan dibanding kasus karena sepeda.
Cedera paling umum yang terjadi pada 2014 sampai 2018 adalah lebam, lecet, dan luka terbuka dengan usia korban rata-rata dari 18 tahun sampai 34 tahun.
Ini bukanlah penelitian pertama yang mengupas mengenai bahaya skuter listrik. Pada 2018 lalu, sebuah studi yang dilakukan si Texas, Amerika Serikat, mengungkap bagaimana terdapat 200 kasus kecelakaan akibat skuter listrik hanya dalam waktu tiga bulan.
Baca Juga: Gara-gara Pakai Baju Koko Naik Skuter, Video Pria Ini Viral
"Cedera hampir dua kali lipat terjadi akibat skuter listrik, bukti untuk menyerukan peningkatan langkah-langkah serta peraturan keselamatan pengendara," tulis para peneliti seraya menambahkan bahwa banyak kasus cedera kecil terkait skuter listrik yang mungkin tidak dilaporkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak
-
Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua
-
Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat
-
Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?