Suara.com - Di dunia hiburan Korea Selatan, ada salah satu jenis penggemar yang cukup mengganggu idola atau tokoh publik lainnya. Jenis penggemar ini disebut dengan sasaeng.
Ini adalah istilah yang digunakan untuk penggemar obsesif, yang menguntit, atau terlibat dalam perilaku lain yang melanggar privasi sang idola.
Dilansir The Korea Times, seorang profesor psikologi di Seoul National University, Kwak Keum-joo, mengatakan kekurangan kesempatan untuk menikmati kegiatan budaya adalah salah satu faktor penting 'lahirnya' sasaeng.
"Pada masa awal-awal mereka (sasaeng fans), mereka kebanyakan menonton televisi dan mendengarkan K-Pop, daripada menikmati berbagai hobi seperti bermain instrumen dan berolahraga," ujar Kwak.
Ia melanjutkan, "mereka tidak memiliki hiburan lain kecuali untuk 'fangirling' atau 'fanboying'. Karena itu (mereka) terobsesi dengan satu-satunya hobi sampai-sampai menimbulkan kerusakan pada idolanya," sambungnya.
Kwak juga menambahkan bahwa media ikut bertanggung jawab atas fenomena ini, karena media setempat terlalu fokus pada hallyu (Korean wave) dan K-Pop, tidak membiarkan orang menghargai keragaman.
Beberapa penggemar sasaeng akan mengikuti atau mengejar idola mereka sepanjang hari, sementara yang lainnya akan menunggu sang idola di depan rumah.
Ada salah satu kasus di mana seorang penggemar masuk ke kediaman grup band TVXQ dan mereka memfoto lalu mengirimkannya ke grup.
Sang psikolog menggambarnya perilaku ini sebagai tindakan 'memamerkan diri sendiri', bukan sebagai 'gangguan delusi'.
Baca Juga: Tak Takut Ditinggal Penggemar, YouTuber Ini Mengaku Dirinya Transgender
"Bahkan di antara penggemar, mereka memiliki kompetisi agar menjadi paling menonjol dan agar mendapatkan lebih banyak perhatian dari para bintang," lanjut Kwak.
Di sisi lain, pihak agensi dari sang idola seringnya justru takut sasaeng fans ini akan mengungkap hal-hal sensitif tentang sang idola.
Tapi, karena sasaeng ini masih dianggap sebagai penggemar, jika agensi memperlakukan mereka dengan tidak baik, mereka akan kehilangannya.
Tindakan hukum tidak dilihat sebagai solusi terbaik. Menguntit, salah satu kesalahan paling umum yang dilakukan oleh sasaeng dianggap sebagai pelanggaran ringan di Korea Selatan. Bahkan, dendanya hanya 100.000 won (sekitar Rp 1,1 juta).
Berita Terkait
-
Disney Siap Gelar D23 Asia Perdana di Singapura, Mimpi Penggemar dari Segala Usia Akan Jadi Nyata
-
Lagu K-Pop Full Bahasa Inggris: Strategi Bisnis atau Tanda Berakhirnya Era Lokal?
-
Gubernur Pramono Bahas Rencana Konser BTS 2026 Saat Temui Wakil Wali Kota Seoul
-
Sebut JK Idola, Pakar Komunikasi: Gibran Sudah Belajar Banyak, Tak Lagi Terpancing Kritik Pedas
-
Presiden Prabowo Ingin Perbanyak Jumlah Konser K-Pop di Indonesia
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius