Suara.com - Pekerjaan seperti perawat, pekerja sosial, asisten perawat homecare, dan kasir adalah pekerjaan yang umum untuk perempuan. Tapi apa masalahnya?
Dalam sebuah studi yang melibatkan lebih dari 65 ribu perempuan pascamenopause, peneliti menemukan perempuan yang bekerja seperti di atas lebih mungkin memiliki kesehatan jantung yang buruk.
Dilansir Fox News, secara khusus peneliti menemukan pekerja sosial perempuan 36 persen lebih mungkin memiliki masalah jantung dan 33 persen kasir perempuan lebih mungkin mengalami hal yang sama.
Untuk penyedia layanan kesehatan psikiatrik perempuan, perawat dan perawat homecare masing-masing memiliki kemungkinan hingga 16 persen, menurut laporan yang dirilis oleh American Heart Association.
Temuan ini pun dipresentasikan dalam acara American Heart Association's 'Scientific Sessions'.
"Beberapa profesi yang (berisiko) tinggi terhadap kesehatan kardiovaskular buruk adalah penyedia layanan kesehatan, seperti perawat dan perawat homecare," kata penulis studi, Bede Nriagu, MBBS, MPH, seorang peneliti di bidang epidemiologi dan biostatistik di Dornsife School of Public Health, Drexel University.
Nriagu juga mengatakan hasilnya mengejutkan, karena perempuan-perempuan ini justru cenderung lebih mengetahui tentang faktor risiko kesehatan kardiovaskular.
"Kami menafsirkan, berarti penting untuk melihat di luar faktor individu, seperti pengetahuan kesehatan, untuk lebih memahami konteks perawatan kesehatan dan pekerjaan lain yang berdampak negatif terhadap kesehatan kardiovaskular pada wanit," lanjut Nriagu.
Ia juga mencatat, artinya dokter harus menanyakan tentang pekerjaan pasien mereka untuk membantu menemukan apakah pasien berada pada risiko masalah yang berhubugan dengan kardiovaskular mereka.
Baca Juga: Frank Plummer, Peneliti HIV Terkenal Meninggal karena Serangan Jantung
Berita Terkait
-
Arya Iwantoro Kerja Apa di Inggris? Terancam Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
-
Film Late Shift: Malam Panjang Perawat yang Melelahkan dan Penuh Empati
-
Kerja Tanpa Upah, Risiko Tanpa Perlindungan: Realitas Ibu Rumah Tangga
-
Viral Bupati Brebes Ancam Pecat Nakes Judes, Minta Warga Kirim Video Bukti ke Instagram
-
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia