Suara.com - Maia Estianty dan suaminya, Irwan Mussry sempat menghebohkan publik karena mengonsumsi makanan mewah. Melalui IG Story, Maia Estianty memperlihatkan piring makanannya. Ia sedang menyantap kaviar atau telur ikan termahal di dunia.
Selain itu, ada pula beberapa potongan daun emas di dalam piringnya yang diduga daun emas 24 karat. Postingan Maia Estianty pun langsung mencuri perhatian publik.
Tetapi, apakah emas benar-benar bisa dimakan dan aman?
Dilansir oleh Delafee.com, ternyata emas memang bisa dimakan dan aman. Sebab, emas merupakan anallergenic, yang netral dalam rasa dan kimia inert.
Biasanya emas digunakan dalam makanan mewah dalam bentuk bubuk, daun, serpihan atau taburan. Bagi penikmat makanan mewah, tambahan emas dalam makanannya merupakan kenikmatan tersendiri.
Di China, olahan daging rusa tertentu biasanya ditaburi bubuk emas. Beberapa restoran di Jepang juga menghias sashimi dengan emas murni.
Sedangkan di Perancis, terkadang mereka mengonsumsi emas karena sifat afrodisiak dan perangsangnya.
Di Uni Eropa dan Amerika Serikat mengizinkan penggunaan emas dalam masakan sebagai aditif makanan.
Adapun makanan yang biasa disajikan dengan emas, seperti sashimi, sushi, salad, steak daging, dessert, coklat dan masih banyak lainnya.
Baca Juga: Top 5 Kesehatan: Kanker Paru Meningkat, Daftar 25 Negara Terinfeksi Corona
Berita Terkait
-
Harga Emas Antam Turun di Libur Panjang, 1 Gram Dipatok Rp 2,94 Juta
-
Harga Emas dan Perak Menguat, Sinyal Penguatan Jangka Panjang?
-
Buyback Jadi Daya Tarik, Emas Tak Sekadar Aksesori tapi Instrumen Aman
-
Harga Emas Naik Drastis Hari Ini, Kompak Meroket di Pegadaian
-
Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut, KLH Pastikan Gugatan ke PTAR Terus Berjalan
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat