Suara.com - Pada Selasa (11/2/2020) minggu lalu, dua penghuni gedung apartemen di Hong Kong dinyatakan terinfeksi virus corona baru atau COVID-19 meski mereka tinggal di lantai yang jauh berbeda.
Hal ini pun memicu kekhawatiran dan pertanyaan apakah virus tersebut dapat menyebar melalui infrastruktur bangunan, contohnya pipa. Sebab saat diperiksa pihak berwajib, diketahui ada pipa yang tidak ditutup di kamar mandi orang kedua yang terinfeksi.
Akibatnya, pejabat setempat mengevakuasi dan mengkarantina 100 orang lebih yang tinggal di apartemen di daerah Tsing Yi itu. Dan sekarang mereka sedang menyelidiki bagaimana tepatnya virus tersebut bisa menular antar kedua penghuni.
Dahulu, saat merebaknya wabah SARS pada 2003, ditemukan virus corona kemungkinan dapat menular melalui pipa yang rusak dalam sebuah apartemen Amoy Gardens di Hong Kong.
Ini terjadi karena virus corona SARS dapat masuk ke kotoran manusia.
Pipa yang membawa limbah mentah (kotoran manusia) biasanya berada di tempat yang terpisah, tetapi jika ada kebocoran atau pipa rusak, hal ini dapat membuat orang-orang terpapar.
Misalnya, sistem perpipaan yang salah dapat memungkinkan virus berada di udara atau aerosol setelah keluar dari pipa, kata Dr. Amesh Adalja, spesialis penyakit menular dan seorang sarjana senior di Johns Hopkins Center for Health Security di Baltimore.
"Ketika kamar mandi digunakan, dengan pintu tertutup dan kipas angin dihidupkan, mungkin ada tekanan negatif untuk mengekstrak tetesan yang terkontaminasi ke dalam kamar mandi," kata Yeoh Eng-kiong, sekretaris kesehatan, kesejahteraan dan makanan Hong Kong.
"Tetesan yang terkontaminasi kemudian dapat tersimpan di berbagai permukaan seperti karpet, handuk, perlengkapan mandi dan peralatan kamar mandi lainnya," sambungnya, dilansir Live Science.
Baca Juga: WNI dari China Negatif Corona Covid-19, Pemerintah Tetap Waspada
Pada COVID-19, peneliti juga menemukan virus terdapat dalam kotoran pasien yang terinfeksi, menunjukkan virus mungkin dapat menyebar melalui kontaminasi tinja. Dan virus dapat menyebabkan gejala masalah perut, seperti diare dan mual.
Namun, jika virus corona dapat menyebar melalui pipa, itu bukan metode penularan yang umum, kata Adalja. Cara paling umum virus ini ditularkan adalah melalui tetesan pernapasan yang dihasilkan dari batuk dan bersin, tambahnya.
Setelah mengevakuasi warga dari gedung Tsing Yi, para pejabat mengatakan lima warga lain yang menunjukkan gejala mirip flu dinyatakan negatif untuk COVID-19. Investigasi awal dari sistem pipa bangunan pun menunjukkan sistemnya dirancang secara baik, lapor Reuters.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia
-
Siap-Siap Lari Sambil Menjelajahi Pesona Heritage dan Kuliner di Jantung Jawa Tengah
-
Time is Muscle: Pentingnya Respons Cepat saat Nyeri Dada untuk Mencegah Kerusakan Jantung
-
Jaga Gula Darah Seharian, Penderita Diabetes Wajib Atur Pola Makan
-
Menjaga Hidrasi Saat Puasa, Kunci Tetap Bugar di Tengah Aktivitas Ramadan
-
Puasa Ramadan Jadi Tantangan bagi Penderita Diabetes, Begini Cara Mengelolanya
-
Kulit Sensitif dan Rentan Iritasi, Bayi Butuh Perawatan Khusus Sejak Dini
-
Glaukoma Bisa Sebabkan Kebutaan Tanpa Gejala, Ini Hal-Hal yang Perlu Diketahui
-
Mengenal Operasi TAVI, Prosedur Jantung Modern Minimal Invasif yang Kini Hadir di Bali
-
Pentingnya Menjaga Kualitas Air Minum Isi Ulang agar Aman Dikonsumsi