Suara.com - Resep Jamu Kunyit Asam, Bisa Lancarkan Haid Pada Perempuan Lho!
Jamu Kunyit Asam lazim dijual di toko atau warung jamu. Memiliki banyak manfaat, jamu kunyit asam disebut sangat baik dikonsumsi oleh perempuan.
"Salah satu manfaatnya yaitu untuk memperlancar haid pada perempuan," ujar pemilik toko jamu 'Warisan 1983' Aafiyah Nuur saat workshop Kelas Meracik Jamu di Fusion Hub, Jakarta Selatan, Sabtu (22/2/2020).
Ingin membuat jamu kunyit asam sendiri di rumah? Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menghaluskan kunyit agar bisa mendapat sarinya.
Beberapa orang ada yang memilih haluskan kunyit pakai blender dengan alasan praktis dan cepat. Padahal jika ingin lebih banyak mendapat sarinya, kunyit lebih bagus jika diparut.
"Sebenarnya seratnya lebih bagus kalau diparut. Kalau diblender pasti ampasnya lebih banyak karena dia halus banget," katanya lagi.
Meski begitu, proses tersebut tidak akan mempengaruhi kualitas jamu yang dibuat. Sebagai wirausaha jamu, Aafiyah mengaku dirinya lebih sering menghaluskan rempah dengan blender.
Selain lebih mempersingkat waktu, rempah yang ingin dihaluskan juga menjadi lebih banyak tersedia.
"Kalau untuk minum sendiri kan kunyit yang dipakai gak terlalu banyak. Mungkin itu bisa kalau parut manual," ucapnya.
Baca Juga: Simak, Ini Tips Menyimpan Rempah Bahan Jamu Jadi Lebih Tahan Lama
Tertarik untuk membuat jamu kunyit asam sendiri? Aafiyah membagikan resep yang bisa kamu coba di rumah. Resep ini untuk membuat kunyit asam dengan takaran 250 mililiter.
Bahan:
- 100 gr kunyit
- 500 ml air
- 20 gr asam jawa
- 30 gr gula merah iris kecil
- 20 gr gula pasir
- Garam secukupnya
Cara pembuatan:
- Kupas lalu cuci bersih kunyit. Haluskan dengan cara diblender atau diparut. Setelah itu larutkan dengan air lalu saring.
- Pindahkan sari kunyit ke dalam panci.
- Masukan gula merah, gula pasir, dan asam Jawa.
- Aduk hingga mendidih dan masukan sejumput garam. Selama proses masak harus diaduk agar tak mengendap.
- Setelah mendidih angkat panci dan biarkan dingin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?