Suara.com - Seorang warga negara Indonesia dinyatakan positif terinfeksi virus corona Covid-19 di Singapura pada Senin (9/3/2020) dan ia disebut sempat memeriksakan diri ke sebuah rumah sakit di Jakarta.
Seperti dijelaskan dalam situs resmi Kementerian Kesehatan Singapura pasien lelaki berusia 65 tahun itu adalah satu dari dua imported case virus corona dari Indonesia yang terdeteksi di negara itu selama 8 - 9 Maret.
Terdapat satu kasus lagi, yang diduga "mungkin" berasal dari Tanah Air.
Imported case, dalam dunia kesehatan dan khususnya soal wabah, berarti pasien terinfeksi virus corona di luar negeri. Dalam 3 kasus ini, dua pasien diklaim Singapura terinfeksi virus corona di Indonesia dan satu lagi masih diduga.
Berikut adalah 3 kasus positif virus corona yang dimaksud.
Kasus 152
Ia adalah WNI, berjenis kelamin lelaki, dan berusia 65 tahun. Ia tiba Singapura pada 7 Maret 2020 dan langsung dirawat di Singapore General Hospital (SGH).
Kasus 152 dinyatakan positif mengidap virus corona Covid-19 pada Minggu (8/3/2020) petang.
"Ia melaporkan mulai merasakan sejumlah gejala pada 28 Februari ketika masih berada di Indonesia dan memeriksakan diri di sebuah rumah sakit di Jakarta pada 2 Maret. Ia datang ke SGH pada 7 Maret. Hasil tes mengonfirmasi infeksi Covid-19 pada 8 Maret siang," jelas Kemenkes Singapura.
Baca Juga: Google Indonesia Hapus Video yang Klaim Jamu Lebih Ampuh Lawan Virus Corona
Tidak dijelaskan di rumah sakit mana di Jakarta ia diperiksa pada 2 Maret lalu dan apa hasil pemeriksaannya. Yang pasti, pemerintah Singapura memasukkan Kasus 152 dalam kategori imported case - artinya pasien tersebut terinfeksi virus corona di luar Singapura.
Kasus 147
Pasien ini juga diketegorikan sebagai imported case oleh pemerintah Singapura. Ia adalah lelaki berusia 64 tahun dan berstatus WNI. Ia tiba di Singapura pada 7 Maret dan dipastikan mengidap virus corona Covid-19 pada 8 Maret pagi.
Ia kini dirawat di National Centre for Infectious Diseases (NCID), Singapura. Tak dijelaskan dari kota atau provinsi mana ia berasal di Indonesia.
Kasus 153
Kasus 153, menurut pemerintah Singapura, masih diduga terjangkit virus corona di Indonesia. Pasien perempuan berusia 65 tahun itu adalah warga Singapura, tetapi ia berada di Indonesia selama 25 - 28 Februari kemarin.
Berita Terkait
-
Temui PM Singapura, Pramono Jual Potensi Investasi di Jakarta
-
BBM di Indonesia Lebih Murah dari Singapura, tapi Apakah Lebih Terjangkau?
-
Rayu Investor Global di Singapura, Pramono Anung: Jakarta Terbuka bagi Investasi Hijau
-
Singapura Buka Suara soal Aturan Ekspor Satu Pintu Danantara Sumberdaya Indonesia
-
Indonesia-Singapura Umumkan Kerja sama Ekonomi, Dari Investasi hingga Rute Pesawat
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens