Suara.com - Demi mencegah penularan virus corona Covid-19, semua orang berusaha melakukan apapun demi melindungi diri. Salah satunya yang terlihat nyata, sebagaian besar orang membeli tisu, tisu toilet, hand sanitizer hingga masker.
Selain 3 produk itu, persediaan sabun tangan pun hampir habis karena banyak orang khawatir akan penularan virus corona Covid-19 yang cukup cepat dan tanpa gejala.
Beberapa orang juga memilih mandi dengan cairan desinfektan seperti Dettol untuk memastikan badan bersih dan melindungi diri. Langkah mandi pakai desinfektan Dettol ini pun seolah menjadi tren orang-orang belakangan ini.
Seorang wanita mengklaim bahwa ia dan putranya yang masih berusia 3 tahun berendam di dalam bak mandi menggunakan Dettol. Ia mengatakan bahwa mereka selalu melakukan ini setiap kali anaknya kotor.
Tetapi, apakah berendam memakai Dettol membantu mencegah dan membunuh virus corona Covid-19?
Para ahli mengaku belum yakin bahwa sabun Dettol bisa mencegah virus corona Covid-19. Karena, virus corona Covid-19 bukan hanya satu penyakit.
Ada beberapa jenis virus corona berbeda yang merupakan bagian dari keluarga virus yang sama. Covid-19 sendiri merupakan sejumlah besar virus yang menyebabkan penyakit.
Virus ini ditandai dengan munculnya titik-titik seperti mahkota yang terlihat ketika menggunakan mikroskop. Virus ini bisa menyebabkan sejumlah penyakit pernapasan.
Sementara itu, corona adalah bagian dari klasifikasi virus ini atau keluarga virus. Sedangkan, Dettol mengklaim bahwa produknya memiliki efektivitas 99,9 persen terhadap virus keluarga CoV.
Baca Juga: Minum Susu Organik Setiap Hari, Ini 5 Hal yang akan Terjadi pada Tubuh!
Tetapi, pihak Dettol belum mengonfirmasi sabunnya bisa membantu mencegah dan membunuh virus corona jenis baru (Covid-19) atau tidak. Karena, pihaknya belum pernah menguji tingkat efektivitas Dettol sabun melawan virus corona Covid-19.
"Mengingat kesamaan struktural dari virus Covid-19 dengan strain virus corona lainnya (SARS-CoV, MERS-CoV dan human coronavirus). Kami berharap produk Dettol juga efektif melawan virus corona jenis baru ini," kata pihak Dettol dikutip dari Daily Star.
Sebelumnya, orang juga mengira desinfektan Dettol yang bentuk spray bisa melawan virus corona jenis baru dari Wuhan. Karena, label yang tertera dalam produk bisa melawan coronavirus, tetapi produsen belum pernah menguji tingkat efektivitasnya pada virus corona jenis baru.
Meski begitu, mandi pakai Dettol tetaplah aman. Dokter Louw, ahli patologi di National Health Laboratory Service (NHLS) juga telah menganjurkan penggunakan Dettol untuk keseharian, baik membersihkan tangan atau seluruh tubuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya
-
BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut