Suara.com - Aktor Korea Selatan Moon Ji Yoon, pemain Cheese In Trap, meninggal dunia akibat septikemia akut pada Rabu (18/3/2020) pukul 20.56 waktu setempat.
"Dia baru-baru ini periksa ke rumah sakit karena sakit tenggorokan yang parah, tetapi kondisinya menjadi jauh lebih buruk dan dia dipindahkan ke unit perawatan intensif," kata pihak manajemennya, Family THT.
Mereka juga mengatakan mendiang sempat kehilangan kesadaran dan tidak dapat pulih, lapor Soompi.
Septikemia merupakan kondisi ketika seseorang mengalami keracunan darah akibat bakteri dalam jumlah besar yang masuk ke dalam aliran darah, lapor Hello Sehat.
Kondisi ini juga dapat disebabkan oleh infeksi di dalam tubuh, kemudian bakteri dari infeksi tersebut masuk ke aliran darah. Jika tidak ditangani secara benar, kondisi ini dapat menyebabkan sepsis.
Apa penyebab septikemia?
Infeksi bakteri dapat menyebabkan kondisi ini. Namun, tidak ada klasifikasi bakteri apa yang dapat menyebabkannya, yang artinya semua bakteri memiliki kemungkinan ini.
Bahkan, terkadang dokter akan sulit menemukan sumber dari infeksi.
Kendati demikian, ada beberapa infeksi yang secara umum dapat memicu septikemia.
Baca Juga: 8 Jam Tunggu Antibiotik, Bayi 3 Bulan Meninggal Dunia karena Sepsis
- Infeksi saluran kencing
- Infeksi paru, misalnya pneumonia
- Infeksi ginjal
- Infeksi di area lambung
Tidak hanya infeksi, orang yang telah menjalani operasi juga berisiko terkena septikemia. Inilah yang harus diwaspadai, sebab saat melakukan proses media di rumah sakit kemungkinan bakteri akan resisten terhadap antibiotik.
Berita Terkait
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
Tip Atasi Bau Mulut Saat Berpuasa
-
Kasus Keracunan MBG Dianggap Wajar, Bupati Lombok Tengah: Jangan Dikembang-kembangkan
-
Korban Keracunan Jadi Tumbal Statistik: Benarkah MBG Berhasil Terlaksana?
-
Lula Lahfah Ungkap Derita ISK Sebelum Meninggal: Kenali Gejala dan Penyebab Infeksi Saluran Kemih
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia