Suara.com - Pemerintah Indonesia telah memasok obat untuk infeksi Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona baru atau SARS-CoV-2. Obat tersebut adalah klorokuin dan avigan.
"Pemerintah mulai mendatangkan obat yang sudah digunakan di sejumah negara dan mendapat respons positif, namanya klorokuin," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, Sabtu (21/3/2020).
Di saat yang bersamaan, pernyataan Presiden Amerika, Donald Trump tentang klorokuin justru menuai kontroversi, lapor BBC.
Dalam jumpa pers di Gedung Putih, pada Kamis (19/3/2020), Trump mengatakan klorokuin sudah diizinkan oleh BPOM AS yaitu Food and Drug Administration (FDA) untuk digunakan sebagai obat Covid-19.
Namun, pernyataan ini dibantah oleh Direktur Institut Alergi dan Penyakit Menular Nasional AS, Anthony Fauci.
"Jawabannya adalah tidak. Informasi yang Anda bilang itu baru berupa cerita kesaksian, bukan hasil penelitian dari uji coba klinis. Jadi kita tak boleh membuat pernyataan soal itu," tegasnya, saat jumpa pers di Gadung Putih, Jumat (20/3/2020).
FDA sendiri memang belum menyetujui obat apa pun untuk digunakan dalam pengobatan virus corona, meski obat malaria ini adalah solusi yang sudah dicoba oleh beberapa negara, termasuk di China, Korea Selatan dan Prancis.
Tapi sayangnya, dilansir dari New York Times, upaya perawatan ini belum melibatkan jenis penelitian besar yang dikendalikan secara hati-hati yang akan memberikan komunitas medis di seluruh dunia bukti bahwa obat ini bekerja dalam skala yang signifikan.
Hanya ada studi laboratorium yang menemukan bahwa klorokuin mencegah virus corona baru menyerang sel, menunjukkan bahwa obat dapat membantu mencegah atau membatasi infeksi.
Baca Juga: Kasus Keracunan Klorokuin, Jansen Demokrat: Tolong Kemenkes Perhatikan Ini
Sebuah analisis pada 10 Maret terhadap penelitian yang ada juga menemukan hanya ada sedikit bukti kuat obat malaria ini sebagai pengobatan penyakit yang disebabkan SARS-CoV-2, demikian dilansir dari Science Direct.
Kendati demikian, dokter secara hukum dapat meresepkan obat untuk penyakit atau kondisi apa pun yang menurut mereka sesuai secara medis.
Tetapi, tidak semua orang dapat mengonsumsinya. Obat ini tidak aman untuk orang yang menderita aritmia jantung, atau mereka yang mengalami gangguan ginjal atau hati.
University of Minnesota diketahui tengah melakukan penelitian di mana orang yang hidup dengan pasien Covid-19 diberi hidroksi klorokuin untuk mengetahui apakah itu dapat mencegah infeksi.
Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
-
KGPH Mangkubumi Akui Minta Maaf ke Tedjowulan Soal Pengukuhan PB XIV Sebelum 40 Hari
-
Haruskan Kasus Tumbler Hilang Berakhir dengan Pemecatan Pegawai?
Terkini
-
Kota Paling Bersih dan Sehat di Indonesia? Kemenkes Umumkan Penerimanya Tahun Ini
-
Dari Flu hingga Hidung Tersumbat: Panduan Menenangkan Ibu Baru Saat Bayi Sakit
-
Hasil Penelitian: Nutrisi Tepat Sejak Dini Bisa Pangkas Biaya Rumah Sakit Hingga 4 Kali Lipat
-
Cegah Bau Mulut akibat Celah Gigi Palsu, Ini Penjelasan Studi dan Solusi untuk Pengguna
-
Stop Jilat Bibir! Ini 6 Rahasia Ampuh Atasi Bibir Kering Menurut Dokter
-
Alarm Kesehatan Nasional: 20 Juta Warga RI Hidup dengan Diabetes, Jakarta Bergerak Melawan!
-
Panduan Memilih Yogurt Premium untuk Me-Time Sehat, Nikmat, dan Nggak Bikin Bosan
-
Radang Usus Kronik Meningkat di Indonesia, Mengapa Banyak Pasien Baru Sadar Saat Sudah Parah?
-
Stop Diet Ketat! Ini 3 Rahasia Metabolisme Kuat ala Pakar Kesehatan yang Jarang Diketahui
-
Indonesia Darurat Kesehatan Mental, Kasus Terbanyak: Depresi, Anxiety, dan Skizofrenia