Suara.com - Aktor laga Abi Cancer meninggal dunia karena serangan jantung pada Minggu (22/3/3030) malam. Rita Wibowo, istri Abi Cancer mengatakan suaminya lebih banyak melamun sebelum meninggal dunia.
Rita pun mengaku tidak memiliki firasat apapun sebelum kepergian suaminya, Abi Cancer. Abi hanya sempat mengeluh kalau kondisinya terada tidak enak.
"Nggak ada. Dia nggak ngomong apa-apa tapi sejak divonis sakit jantung Desember itu dia banyak ngelamun. Itu aja," kata Rita Wibowo sambil menangis saat dihubungi Suara.com, Senin (23/3/2020).
Pada Desember 2019 lalu, Abi Cancer juga sudah didiagnosis pembengkakan jantung. Ia juga memiliki asam lambung dan kolesterol tinggi. Sampai akhirnya, ia meninggal dunia di ICU karena kondisi jantungnya anfal.
Pembengkakan jantung seperti yang pernah dialami Abi Cancer juga dikenal sebagai penyakit kardiomegali. Kardiomegali adalah salah satu jenis penyakit jantung kronis, yang mana jantung membesar akibat berbagai hal.
Kebanyakan kasus dilansir dari Hello Sehat, penyebab pembengkakan jantung berasal dari gangguan fungsi jantung lainnya. Bahkan bisa dibilang kardiomegali merupakan komplikasi dari penyakit jantung.
Kaitannya dengan serangan jantung, berbagai peneliti telah menyatakan orang dengan pembengkakan jantung lebih mudah mengalami serangan jantung. Kondisi ini bisa terjadi akibat jantung yang membengkak tidak bisa berfungsi normal lagi.
Setelah terjadi pembengkakan, kerja jantung menjadi lebih berat. Sehingga seseorang sangat berisiko mengalami serangan jantung mendadak dan stroke.
Penanganan pembengkakan jantung
Baca Juga: Hoaks, Kumur Air Garam dan Cuka Tidak Bisa Bunuh Virus Corona Covid-19!
Meski begitu, pembengkakan jantung masih bisa kita tangani dengan mengubah pola hidup sehat ketika menjalani pengobatan medis.
Penderita pembengkakan jantung perlu menghindari lemak jahat dan perbanyak asupan serat serta lemak tak jenuh. Anda juga perlu olahraga rutin 30 menit sehari untuk menjaga kesehatan jantung.
Dalam kondisi ini, Anda tidak perlu olahraga berat. Olahraga ringan yang dilakukan rutin sudah cukup mampu menjaga kesehatan jantung.
Bagi Anda yang memiliki tekanan darah tinggi, lebih baik hindari konsumsi garam dan makanan kemasan dengan tambahan natrium. Karena, makanan yang tidak sehat akan memperburuk jantung Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga