Suara.com - Tiga bulan sudah pandemi virus corona Covid-19 terjadi di berbagai belahan dunia. Lebih dari 500 ribu orang terinfeksi dengan 24 ribu di antaranya meninggal.
Virus Corona Covid-19 juga memaksa orang untuk tetap tinggal di rumah. Banyak orang bertanya kapan sebenarnya pandemi ini akan berakhir.
Seorang ahli biofisika, Michael Levitt, yang menerima Nobel Prize pada 2013 dalam bidang kimia untuk mengembangkan model kompleks sistem kimia, memiliki pandangan optimis terhadap pandemi coronavirus (Covid-19).
Dalam pandangannya, penyakit yang menyebar cepat kemungkinan akan berhenti, tetapi secara bertahap. Michael Levitt, yang spesialisasinya bukan dalam epidemiologi, mengutip laju peningkatan jumlah kematian di China yang melambat untuk mendukung hipotesisnya.
Seperti dilansir Business Standart, Michael Levitt mengatakan bahwa seperti halnya Cina, Amerika Serikat juga akan melalui yang terburuk dari wabah virus corona Covid-19 lebih cepat daripada yang diantisipasi banyak spesialis.
Pemenang nobel ini telah mulai mempelajari jumlah kasus virus corona di seluruh dunia pada Januari tahun ini. Menurutnya, dunia perlu mengendalikan kepanikan, dan mematuhi langkah-langkah jarak sosial yang wajar untuk mencegah penyebaran Corona Covid-19.
Temuan statistik Michael Levitt pada Februari mengantisipasi bahwa akan ada sekitar 80.000 jumlah kasus yang dikonfirmasi di Cina dengan sekitar 3.250 kematian. Dan perkiraannya ternyata hampir benar dengan total penghitungan sekitar 80.298 kasus dan 3.245 kematian pada pertengahan Februari.
Dia mengatakan, meskipun penyebaran coronavirus Covid-19 memuncak di China, jumlah pasien yang didiagnosis positif menurun sejak 16 Maret.
"Kami akan baik-baik saja," katanya.
Baca Juga: Sebelum Meninggal, Pasien PDP Corona Aceh Sempat Dirawat di Ruang Umum
Setelah menganalisis data dari 78 negara yang melaporkan lebih dari 50 kasus virus baru setiap hari, Michael Levitt menemukan beberapa tanda-tanda pemulihan.
Fokus intinya bukan pada angka kumulatif, tetapi pada jumlah kasus baru yang diidentifikasi setiap hari dan, khususnya, pada perubahan jumlah itu dari satu hari ke hari berikutnya.
"Jumlahnya masih sulit dilihat tetapi ada tanda-tanda jelas dari pertumbuhan yang melambat," ujar dia.
Michael Levitt mengatakan media menyebabkan kepanikan yang tidak perlu dengan pembaruan terus-menerus tentang jumlah total kasus dan selebritas yang dites positif untuk Covid-19.
Lebih jauh, Michael Levitt menambahkan bahwa langkah-langkah jarak sosial dapat membantu mengurangi penyebaran virus corona untuk menjaga rumah sakit yang sudah terbebani agar tidak jadi kewalahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!
-
Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini
-
IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik
-
Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada
-
Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga
-
Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah
-
Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah
-
WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen
-
Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh