Suara.com - Hingga kini pakar masih mencoba memecahkan teka teki terkait mode transmisi dari virus corona baru yang telah menewaskan lebih dari 24.000 orang di seluruh dunia.
Satu hal yang diyakini, virus corona baru ini dapat menyebar melalui droplet atau tetesan pernapasan yang dikeluarkan ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin, dan berbicara.
Namun, belum dapat dipastikan apakah virus ini juga dapat menyebar melalui cairan lain dari tubuh, salah satunya air mata.
Sebuah penelitian baru yang dilakukan oleh ilmuwan dari National University Hospital mengklaim bahwa SARS-CoV-2 tidak menyebar melalui air mata.
Untuk temuan yang diterbitkan dalam jurnal Ophthalmology ini dan dilansir The Health Site, peneliti mengumpulkan sampel air mata dari pasien Covid-19 dan diteliti selama 20 hari.
Menurut mereka, tidak ada kultur virus atau Reverse Transcriptase-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) yang ditemukan dalam air mata mereka.
Tetapi penelitian mereka mengonfirmasi bahwa ketika orang sakit batuk atau berbicara, partikel virus dapat menyemprot dari mulut atau hidung mereka ke wajah orang lain. Tetesan ini dapat masuk melalui mulut, hidung, serta mata.
Seseorang juga dapat tertular dengan menyentuh permukaan yang terkontaminasi virus, seperti gagang pintu atau meja, dan kemudian orang tersebut menyentuh wajah.
Baca Juga: Istri Hamil di Tengah Virus Corona Bikin Augie Fantinus Was-was
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli