Suara.com - Kasus Corona Thailand Meningkat, Tak Ada Kematian Baru yang Tercatat
Virus Corona Covid-19 masih merajalela di Asia Tenggara. Sebagai salah satu negara yang terdampak kasus Corona, Thailand juga terus mengalami peningkatan jumlah pasien.
Namun hebatnya, hingga kini belum tercatat ada kematian baru karena kasus virus Corona Covid-19 di Thailand.
Dilansir Antara dari Reuters, Thailand melaporkan 136 kasus baru virus corona pada awal pekan ini, sehingga menambah jumlah akumulasi menjadi 1.524 kasus, menurut juru bicara Pusat Adminstrasi Situasi COVID-19 Thailand (CCSA).
Kasus infeksi Corona di Thailand tampaknya akan terus meningkat dan akhir-akhir ini kasus baru lebih banyak dilaporkan di provinsi daripada di Ibu Kota Bangkok, kata juru bicara Taweesin Wisanuyothin.
Tak ada laporan baru mengenai korban meninggal akibat virus corona. Hingga kini di Thailand tercatat tujuh kematian sejak wabah tersebut mulai terdeteksi pada Januari.
Wabah corona yang pertama kali muncul di Wuhan, China pada akhir tahun lalu telah mengakibatkan banyak gangguan dalam berbagai sektor kehidupan masyarakat.
Selain banyak tempat wisata yang sunyi karena tiadanya turis baik domestik maupun asing, kehidupan di penjara pun terdampak oleh wabah corona yang sampai sekarang belum ditemukan vaksinnya itu.
Pada Minggu (29/3) sebuah penjara yang menampung sekitar 2.000 tahanan baik laki-laki maupun perempuan, yang terletak di provinsi Buriram, mengalami kerusuhan karena para tahanan membakar kantin penjara itu.
Baca Juga: Isolasi Diri, Raja Thailand Bawa 20 Cewek Nginap di Hotel Mewah Jerman
Otoritas hukum di Tailand mengatakan sejumlah kecil tahanan yang baru divonis hukuman penjara seumur hidup telah memprovokasi tahanan lainnya untuk melakukan keonaran. Seratusan tahanan berusaha kabur dari penjara di tengah kerusuhan itu. Polisi dan tentara dikerahkan untuk mengatasi keonaran itu dan memburu tahanan yang berusaha kabur dari bui.
Wabah corona juga membuat banyak orang kehilangan mata pencaharian mereka. Di pantai Pattaya yang kini sunyi, pemilik pub menjadikan tempat usahanya sebagai dapur umum untuk memberi makan kepada orang-orang yang kesulitan memenuhi kebutuhan pokok hidupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak