Suara.com - Pakar kesehatan mengatakan orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah, termasuk orang tua dan mereka yang memiliki penyakit kronis, rentan terhadap virus corona baru dan berisiko mengalami infeksi parah hingga kematian.
Penyakit yang termasuk dalam daftar risiko adalah diabetes, hipertensi, penyakit ginjal kronis, dan penyakit paru obstruktif kronis.
Data juga menunjukkan tingkat kematian lebih tinggi di antara para lansia.
Mempertimbangkan risiko ini, pemerintah India mengeluarkan nasehat kesehatan untuk populasi lansia dalam upaya mencegah penyebaran virus corona Covid-19, yaitu untuk tidak pergi ke rumah sakit, meski untuk pemeriksaan rutin atau tindak lanjut.
Tidak hanya itu, pemerintah setempat juga meminta lansia untuk menunda operasi elektif seperti operasi katarak atau penggantian lutut total.
Dilansir The Health Site, berikut peraturan pemerintah India untuk para lansia di negara tersebut. Disarankan:
- Tinggal di rumah. Hindari bertemu pengunjung di rumah. Jika pertemuan itu penting, jaga jarak setidaknya satu meter.
- Cuci tangan dan wajah secara berkala menggunakan sabun dan air.
- Bersin dan batuk di siku bagian dalam atau ke kertas tisu.
- Setelah batuk atau bersin buang kertas tisu dan cuci sapu tangan.
- Pastikan asupan nutrisi yang tepat melalui makanan yang dimasak di rumah, jaga hidrasi dan minum jus segar untuk menjaga kekebalan tubuh.
- Berolahraga dan bermeditasi.
- Minum obat resep harian secara teratur.
- Bicaralah dengan anggota keluarga, kerabat, teman melalui telepon atau video, minta bantuan dari anggota keluarga jika diperlukan.
- Tunda operasi elektif (jika ada) seperti operasi katarak atau penggantian lutut total.
- Bersihkan permukaan yang sering disentuh dengan disinfektan secara teratur.
- Pantau kesehatan. Jika mengalami demam, batuk dan / atau kesulitan bernapas segera hubungi fasilitas perawatan kesehatan terdekat dan ikuti saran medis yang diberikan.
Tidak disarankan:
- Batuk atau bersin ke tangan kosong atau tanpa menutupi wajah.
- Jika menderita demam dan batuk, tidak memberi kabar kerabat.
- Menyentuh mata, wajah, hidung, dan lidah.
- Berdekatan dengan orang yang terinfeksi atau sakit.
- Melakukan pengobatan dengan cara sendiri, sebab ini bukanlah ide yang baik.
- Berjabat tangan atau memeluk teman-teman dan orang-orang terdekat.
- Pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan rutin atau tindak lanjut untuk saat ini. Jadi, sebisa lakukan konsultasi melalui telepon dengan penyedia layanan kesehatan.
- Pergi ke tempat-tempat ramai seperti taman, pasar, dan tempat-tempat keagamaan.
- Keluar kecuali itu sangat penting.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital