Suara.com - Pada Jumat (3/4/2020) kemarin, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) telah merekomendasikan masyarakat untuk tetap mengenakan masker kain selama pandemi virus corona baru ini berlangsung.
Manfaat utama dalam menutup hidung dan mulut adalah untuk melindungi Anda serta orang lain, mengingat banyak orang yang terinfeksi tanpa gejala (25%) melepaskan virus melalui batuk, bersin, atau tetesan pernapasan lainnya.
Beberapa penelitian telah menunjukkan bahan katun kemungkinan dapat memblokir tetesan pernapasan yang keluar dari seseorang, meski tidak diketahui berapa banyak perlindungan yang diberikan.
Dokter penyakit menular di Brigham and Women's Hospital, Michael Klompas, mengatakan bahan lain seperti syal kemungkinan tidak akan memberi perlindungan sebaik masker kain.
"Anda dapat membayangkan jika mengenakan syal rajut longgar dengan banyak lubang di dalamnya... itu tidak akan sangat efektif," ujarnya, dikutip NPR.
Seorang ahli penyakit menular di Columbia University, Daniel Griffin, juga menyarankan publik untuk mencuci masker kain setiap kali selesai digunakan.
"Itu adalah sesuatu yang kau kenakan satu kali, berpotensi terkontaminasi batuk, bersin atau semburan air liurmu, atau melindungimu dari batuk, semprotan, tetesan pernapasan orang lain. Dan sekarang masker itu kotor. Pada dasarnya perlu dicuci," kata Griffin.
Jadi, setelah mengenakan masker kain, menurutnya masyarakat harus segera memasukkannya ke keranjang cucian.
Ia juga tidak menganjurkan untuk menarik masker ke bawah dagu ketika sedang makan, kemudian memasangnya kembali seperti sedia kala.
Baca Juga: CDC AS: Orang-Orang Harus Pakai Masker Kain saat Berada di Tempat Umum
Menurutnya, hal ini akan membuat kuman yang berada di masker berpotensi ikut masuk ke mulut.
CDC juga telah menyarankan untuk rutin mencuci masker kain setelah digunakan.
"Masker harus dicuci secara rutin tergantung pada frekuensi penggunaan," tulis CDC dalam laman resminya.
Mereka juga mengingatkan untuk berhati-hati dalam melepas masker kain yang baru saja digunakan, yaitu dengan tidak menyentuh mata, hidung, atau mulut.
"Dan mencuci tangan segera setelah melepas masker," imbuh mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal