Suara.com - Studi Ungkap Bagaimana Corona Covid-19 Menyebar di Gang dan Ruangan Kecil.
Banyak orang bertanya-tanya bagaimana virus corona penyebab sakit Covid-19 bisa menyebar dengan sangat cepat dan menginfeksi tubuh manusia.
Nampaknya sebuah penelitian yang dilakukan peneliti Finlandia ini akan sedikit membantu Anda.
Mengutip laman Live Science, Jumat (10/4/2020) para peneliti Universitas Aalto, Institut Meteorologi Finlandia, Pusat Peneltian Teknis VTT Finlandia dan Universitas Helsinki memanfaatkan superkomputer untuk mensimulasi penyebaran partikel virus kecil yang ditinggalkan orang lain setelah batuk.
Peneliti kemudian menstimulasikan skenario dimana seseorang batuk di lorong toko di antara rak-rak makanan dan kemudian menyebar melalui ventilasi. Setelahnya, terungkap bagaimana 'awan' aerosol yang diumpamakan virus itu menyebar.
Proses sebaran aerosol memang memakan waktu beberapa menit, tapi saat orang lewat maka ia bisa dengan mudah menghirup partikel-partikel kecil tersebut.
"Seseorang yang terinfeksi oleh virus corona bisa batuk lalu pergi, tapi kemudian tetap meninggalkan partikel aerosol yang sangat kecil yang mengandung virus corona. Partikel-partikel ini kemudian terhirup saluran pernapasan orang lain," ujar Ville Vuorine, Asisten Profesor, Departemrn Teknik Mesin Univeristas Aalto.
Berdasarkan temuan itu, para peneliti merekomendasikan orang-orang untuk menghindari ruang sempit yang banyak orang.
Peneliti melakukan permodelan pergerakan partikel aerosol yang lebih kecil dari 20 mikrometer, yang di dalamnya terkandung partikel yang sangat kecil untuk terbang di udara.
Baca Juga: Hits: Teori Konspirasi, Ratusan Anak Muda Meninggal Akibat Covid-19
Peneliti ini kemudian berjanji akan memperbaiki permodelan mereka dan mengembangkan dalam bentuk gambar agar pergerakan partikel di udara lebih bisa dipahami.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal