Suara.com - Update Corona Covid-19 Global 14 April 2020: yang Sembuh 445.005 Orang.
Wabah virus corona atau Covid-19 masih menghantui negara-negara di seluruh dunia. Kini dilaporkan virus yang menyerang pernapasan tersebut menjangkiti 210 negara dan teritori.
Menurut laman worldometers.info, data real time pukul 08.45 WIB pada Selasa (14/4/2020) menunjukkan angka total kasus sebanyak 1.924.663. Ini berarti total kasus di seluruh dunia sudah hampir menyentuh angka 2 juta dalam 4 bulan.
Dari total tersebut, ada 1.359.967 pasien yang masih dirawat dan terinfeksi. Sebanyak 96 persen atau dalam angka 1.308.225 di antaranya berada dalam kondisi ringan, sedangkan 4 persen atau 51.742 di antaranya berada dalam kondisi kritis atau serius.
Sementara angka kesembuhan mencapai 445.005, di sisi lain angka kematian menyentuh angka 119.691 jiwa.
Setelah beberapa pekan tak ada kasus baru, China melaporkan jumlah kasus baru virus corona harian tertinggi di gelombang kedua Covid-19. Kebanyakan kasus dipicu oleh lonjakan kasus impor.
Tercatat ada 89 kasus baru, di antaranya 86 kasus impor dan 3 dari lokal (di Guangdong) menurut laman Worldometers pada Selasa ini. Jumlah keseluruhan kasus Covid-19 di China daratan kini 82.249, sementara kematian bertambah menjadi 3.341.
Otoritas Kesehatan Malaysia melaporkan update terkini jumlah kasus positif Covid-19. Berdasarkan laporan terkini, jumlah kasus positif di Malaysia hampir menyentuh angka 5 ribu.
Dilansir Anadolu Agency, Malaysia mengkonfirmasi 134 kasus baru Covid-19 pada Senin (13/4/2020), sehingga total infeksi menjadi 4.817.
Baca Juga: 14 April 2020 Diperingati Sebagai Hari Penyakit Chagas Sedunia
Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Noor Hisham Abdullah mengatakan tingkat kematian 1,6 persen dari total jumlah kasus, dengan jumlah total 77 kematian.
Angka kasus di Indonesia tak jauh dari Malaysia. Hingga Senin kemarin tercatat ada 4.557 kasus di Indonesia dan sejumlah 399 kematian.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, sebagain besar pasien meninggal berusia di atas 50 tahun. Selain itu, pasien corona yang meninggal juga memiliki penyakit bawaan seperti diabetes, paru-paru, dan kencing manis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal