Suara.com - Anak-anak sangatlah wajar jika menangis. Saat tidak nyaman atau merasa sakit, biasanya anak akan menangis karena tidak bisa mengungkapkan emosi dengan baik. Tapi bagaimana jika disakiti, justru ia malah tidak menangis? Yuk, cari tahu jawabannya di bawah ini!
Selain seputar anak yang tidak pernah menangis, ada pula berita soal penyebaran virus corona. Peneliti dari Universitas Hong Kong (HKU) menyatakan bahwa virus corona penyebab Covid-19 dapat menghasilkan patogen lebih dari 3 kali lipat ketimbang virus corona penyebab Sars. Simak berita selengkapnya di bawah ini, ya!
1. Anak Tak Pernah Menangis Saat Disakiti Orang Lain, Pertanda Apa?
Anak Tak Pernah Menangis Saat Disakiti Orang Lain, Pertanda Apa?
Saat tidak nyaman atau merasa sakit, biasanya anak akan menangis karena tidak bisa mengungkapkan emosi dengan baik. Tapi bagaimana jika disakiti, justru ia malah tidak menangis?
2. Ketimbang SARS, Virus Penyebab Covid-19 Disebut Menyebar 3 Kali Lebih Cepat
Peneliti dari Universitas Hong Kong (HKU) menyatakan bahwa virus corona penyebab Covid-19 dapat menghasilkan pantogen lebih dari 3 kali lipat ketimbang virus corona penyebab Sars.
Mengalihbahasakan dari South China Morning Post (SCMP), temuan dari penelitian yang dipimpin oleh ahli mikrobiologi terkemuka Hong Kong, Yuen Kwok-yung ini merupakan penelitian dari tes yang dilakukan pada jaringan paru yang diambil dari pasien.
Baca Juga: Hati-hati, Hand Sanitizer Berbasis Alkohol Berdampak Buruk pada Anak-anak
3. CDC Sebut Virus Corona Bisa Menyebar di Udara Hingga Jarak 4 Meter
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atau CDC Amerika Serikat menyebut bahwa virus corona dapat menyebar udara hingga sejauh 13 kaki atau lebih dari empat meter.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Emerging Infectious Diseases lembaga federal menunjukkan penyebaran Covid-19 lebih jauh dari perkiraan sebelumnya, bahkan virus bisa hinggap hingga sepatu orang.
4. Waspada, Kehamilan Trimester Pertama Paling Rentan Kena Virus Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh