Suara.com - Cegah Penularan Virus Corona, Naik Pesawat di Kanada Wajib Pakai Masker
Kanada telah mengumumkan bahwa semua orang yang melakukan perjalanan udara atau naik pesawat harus menggunakan masker. Langkah ini diberlakukan demi mencegah penularan virus corona Covid-19.
Pejabat setempat meminta semua orang mengenakan jenis masker yang menutupi hidung dan mulut pada semua penerbangan ke dan dari luar negeri, serta di pos pemeriksaan bandara selama pandemi virus corona Covid-19.
Menteri Transportasi Kanada yang menyatakan aturan baru ini meminta semua penumpang pesawat untuk menutup mulut dan hidung pakai masker atau pelindung wajah non-medis.
Selain itu, para penumpang pesawat juga diminta selalu mengenakan masker ketika melewati pos pemeriksaan. Karena, para petugas yang berada di pos pemeriksaan tidak selalu bisa menjaga jarak yang dianjurkan yakni 2 meter.
"Masker juga diperlukan ketika seseorang tidak bisa menjaga jarak dengan orang lain pada titik tertentu," ujarnya dikutip dari New York Post.
Para pelancong dari semua penerbangan tiba atau berangkat dari bandara Kanada juga akan diminta untuk menunjukkan mereka sudah ada masker atau penutup wajah non-medis. Adapun satu-satunya penumpang yang tidak boleh naik adalah penyandang cacat dan anak usia 2 tahun.
"Warga Kanada harus terus mengikuti saran petugas kesehatan masyarakat dan tinggal di rumah bila memungkinkan. Jika perlu berpergian, gunakannya masker sebagain tindakan tambahan untuk melindungi diri dan orang lain di sekitarnya. Jangan lupa menjaga jarak sosial," kata Marc Garneau, Menteri Transportasi Kanada.
Departemen transportasi Kanada itu lebin lanjut mengakui bahwa sementara masker non-medis dan penutup wajah bisa membantu menegakkan kebiasaan higenis pernapasan yang baik di tempat umum.
Baca Juga: Agar Work From Home Makin Lancar, Yuk Ajak Anak Terlibat Kegiatan Domestik!
Sedangkan, jarak sosial dan cuci tangan tetap menjadi cara yang paling efektif untuk menghentikan penyebaran virus corona Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem