Suara.com - Sebagian besar wilayah di Indonesia terdampak pemberlakuan #dirumahaja, yang sudah dilakukan sejak pertengahan Maret lalu.
Hal ini membuat masyarakat cukup sulit mengakses banyak hal, termasuk memebeli kebutuhan pokok.
Inilah yang direkomendasikan ahli agar persediaan makanan dapat bertahan lama, yang dilansir Insider:
- Telur
Telur dapat bertahan lama, bahkan hingga satu tahun jika disimpan di freezer. Caranya adalah dengan memecahkannya di dalam mangkuk dan memisahkan kuning serta putih telurnya. Kemudian tuangkan ke dalam wadah es batu.
Lelehkan ketika akan menggunakannya dengan menempatkan wadah di dalam semangkuk air hangat hingga telur mencair.
Tetapi, jika hanya akan disimpan sebentar, Anda tidak perlu memecahkannya. Telur biasa di dalam lemari es dapat bertahan hingga lima minggu, terutama di bagian dalam lemari es di mana sedikit udara hangat masuk saat membuka pintu.
Jika telur pecah, terlihat berlendir, atau berubah warna, atau berbau tidak enak, buang saja.
- Buah dan sayuran
Baca Juga: Begini Aturan Menyimpan Makanan dan Sisa Makanan
Pembekuan dapat memperpanjang umur simpan berbagai macam makanan.
"Anda dapat membeli barang-barang (sayuran dan buah) segar dan membekukannya sendiri," kata ahli nutrisi Kajsa Ernestan yang bekerja dengan aplikasi kesehatan digital Lifesum.
Berry, mangga, persik, ceri dapat membeku dengan baik, seperti halnya pisang. Untuk sayuran, seperti jagung, kacang polong, dan kacang hijau, bayam, paprika, dan bawang bombai adalah pilihan yang baik untuk dibekukan.
Kuncinya, kata Ernestam, adalah membekukan barang sebelum mulai matang.
- Susu, krim, dan keju
Ernertan mengatakan membekukan susu, krim, dan keju, bahkan yogurt, apat dilakukan. Namun, mereka akan bertahan lebih lama, dan dapat digunakan dalam saus, sup, dan resep lain di mana tekstur tidak dipermasalahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi