Suara.com - Setelah sebelumnya menyebut virus Corona tak bisa hilang, WHO kini mengatakan butuh 5 tahun untuk mengendalikan virus Corona.
Kepala ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Soumya Swaminathan memperingatkan bahwa pandemi virus corona dapat berlanjut hingga paruh kedua dekade ini atau lima tahun ke depan.
"Saya akan mengatakan dalam jangka waktu empat hingga lima tahun, kita bisa melihat cara mengendalikan ini," kata Swaminathan dalam webinar Global Boardroom Financial Times , Rabu (13/5/2020).
Swaminathan mengatakan vaksin tampaknya menjadi jalan keluar terbaik saat ini, tetapi ia tetap memperingatkan masih ada banyak “jika dan tetapi” tentang keamanan, produksi dan distribusi yang adil.
Pengembangan vaksin yang efektif dan langkah-langkah karantina yang berhasil adalah salah satu faktor yang pada akhirnya akan menentukan durasi pandemi.
Dilansir CNBC, hingga saat ini, lebih dari 4,4 juta orang telah tertular Covid-19, dengan lebih dari 300 ribu kematian di seluruh dunia.
Kemungkinan virus tidak akan pernah hilang
Krisis kesehatan global memiliki arti bahwa negara-negara seharusnya ditutup atau lockdown, dengan pemberlakuan pembatasan ketat dalam kehidupan sehari-hari.
Langkah-langkah penguncian, yang bervariasi dalam aplikasi mereka tetapi secara luas mencakup penutupan sekolah, larangan mengadakan pertemuan publik, dan jarak sosial, diperkirakan akan menghasilkan penurunan ekonomi terburuk sejak Depresi Besar pada 1930.
Baca Juga: Amerika Serikat Tuding China Berupaya Curi Riset COVID-19
Dalam beberapa minggu terakhir, beberapa negara telah berupaya, secara bertahap, melonggarkan pembatasan, memungkinkan beberapa toko dan pabrik untuk buka kembali.
Namun, munculnya kasus Covid-19 baru di Korea Selatan dan Cina telah memperburuk kekhawatiran tentang potensi infeksi gelombang kedua.
Badan Energi Internasional (IEA) pada Kamis (14/5/2020) memperkirakan jumlah orang yang masih menjalani karantina pada akhir Mei akan turun menjadi 2,8 miliar di seluruh dunia, turun dari puncak baru-baru ini sebanyak 4 miliar.
Pada briefing media terpisah, Dr. Mike Ryan, direktur eksekutif program kedaruratan WHO, mengatakan di markas besar organisasi itu pada Rabu bahwa virus corona mungkin tidak akan pernah hilang.
Ketika diminta untuk menanggapi komentar Swaminathan, Ryan mengatakan tidak ada yang bisa memprediksi secara akurat kapan penyakit itu mungkin hilang.
Dia menambahkan bahwa mencoba mengendalikan virus akan membutuhkan upaya besar-besaran, bahkan jika vaksin ditemukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari