Suara.com - PSBB Longgar, Perhimpunan Perawat Mohon Protokol Kesehatan Tetap Dilakukan
Pemerintah tengah menyusun rencana pelonggaran aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) meski virus corona masih mewabah di Indonesia.
Sejak pertengahan Maret 2020 lalu, setidaknya sudah ada empat provinsi dan 22 Kabupaten/Kota di Indonesia yang telah menerapkan aturan PSBB.
Kebijakan pelonggaran tersebut menuai tanggapan Perhimpunan Perawat Nasional Indonesia atau PPNI. PPNI menilai, pemerintah harus lebih dulu melihat perkembangan kasus Covid-19 di masyarakat sebelum melakukan pelonggaran.
"Tujuan PSBB kan sebenarnya memutus mata rantai penularan. Pertanyaan saya saat ini, kalau PSBB itu dilonggarkan apa sudah ada penurunan penularan di masyarakat? Saya rasa ini perlu dilihat secara betul apakah sudah tepat dilakukan pelonggaran di masyarakat pada saat ini," kata Ketua Umum PPNI Harif Fadhillah, SKep, SH, MKep., saat dihubungi suara.com, Selasa (19/5/2020).
Harif memahami bahwa PSBB yang terlalu lama akan berdampak pada kehidupan ekonomi masyarakat. Meski begitu, jika pelonggaran PSBB terpaksa dilakukan, ia berharap protokol kesehatan tetap diterapkan.
"Tidak boleh menghilangkan kewajiban atau protokol kesehatan secara ketat di semua tempat, di fasilitas layanan publik, maupun tempat kerja. Karena tujuan kita memutus mata rantai," ucapnya.
Menurut Harif, pemerintah harus menyampaikan kepada masyarakat dampak pelonggaran PSBB yang akan dilakukan. Jangan sampai pelonggaran PSBB dilakukan tanpa melihat perkembangan kasus Covid-19 di masyarakat.
"Saya setuju dengan pernyataan pak Jokowi pelonggaran PSBB ini perlu dilakukan secara hati-hati dan cermat. Itu mengandung makna bahwa tidak serta merta semua kelonggaran langsung dilakukan," katanya.
Baca Juga: Sejumlah Daerah di Jateng akan Ajukan PSBB Imbas Klaster Ijtimak Gowa
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
Terkini
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!