Suara.com - Peneliti China Temukan Bukti Baru Virus Corona Bukan Berasal dari Pasar
Ilmuwan China menyebut virus korona tidak berasal dari pasar hewan hidup atau laboratorium di Wuhan.
Hal ini berdasarkan bukti penelitian baru yang mereka lakukan. Demikian seperti dilansir dari NY Post.
Ahli epidemiologi terkemuka China, Gao Fu, mengatakan sampel yang diambil dari pasar gagal menunjukkan hubungan antara hewan yang dijual di sana dan patogennya.
"Sekarang ternyata pasar adalah salah satu korban," kata Gao kepada media yang dikelola pemerintah, Selasa.
Direktur Institut Virologi Wuhan, Wang Yanyi, juga menanggapi tuduhan bahwa fasilitas itu melepaskan virus saat kecelakaan laboratorium.
Ia menyebut bahwa itu tidak mungkin bocor dari laboratorium karena para peneliti belum mempelajari patogen yang cukup mirip dengan virus corona.
Meski kedua pejabat mengatakan mereka mengesampingkan situs-situs tersebut sebagai kemungkinan nol, komentar mereka tidak membahas masalah-masalah penting seperti bukti luas bahwa China awalnya menutupi beratnya wabah tersebut.
Pertanyaan tentang di mana virus corona dimulai telah diperdebatkan dengan panas di antara pejabat Cina dan AS dalam beberapa bulan terakhir.
Baca Juga: Peneliti Ungkap Sebab Hipertensi yang Tidak Banyak Diketahui, Apa Itu?
Presiden Trump menyalahkan negara itu karena gagal menghentikan penyebarannya.
Pejabat China telah menunjuk AS, dengan salah satu juru bicara pemerintah mengatakan bahwa Angkatan Darat AS bertanggung jawab atas wabah tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya