Suara.com - Persiapan New Normal Bagi Ibu Hamil dan Menyusui, Ini Pesan Dokter
Pemerintah memang telah menyiapkan new normal untuk para pekerja di beberapa sektor kembali beraktivitas, beradaptasi dengan pandemi Covid-19.
Itu artinya harus benar-benar menerapkan pola hidup sehat dan menjalankan protokol kesehatan.
Tapi bagaimana dengan ibu pekerja yang hamil dan menyusui bisa menjaga kesehatan di masa pandemi?
Dokter Spesialis Anak RSIA Bunda Jakarta, dr. I.G.A.N Pratiwi, SpA, MARS mengatakan para ibu ini harus dipastikan kesehatannya. Jika merasa tidak enak badan maka tidak usah memaksakan diri ke kantor.
"Di sebuah kantor dulu ya ada orang flu, boleh kerja. Sekarang kalau bisa jangan ya, jadi ibu menyusui juga sama ya. Misalnya jadi dibicarakan dengan orang-orang di kantor," ujar dr. Pratiwi dalam Live Instagram @velvetjunior, Sabtu, (30/5/2020).
Ia mengatakan para ibu hamil dan menyusui harus memastikan kebutuhan cairan hariannya tercukupi. Mengingat, yang sering ditemui jangankan untuk minum, saat bekerja waktu makan pun sering diabaikan.
"Tapi pelajaran 2 bulan di rumah mudah-mudahan itu menjadikan bekal untuk kita, kalau ke kantor makan teratur, minum cukup, kalau ada temannya yang sakit disarankan untuk tidak kerja," paparnya.
Maka, dengan begitu tidak hanya menjaga diri sendiri, pola hidup sehat juga menjaga orang lain dari tertularnya penyakit di masa pandemi ini. Apalagi kebanyakan pekerja di Jakarta adalah kantoran berada di ruang sempit dengan banyak orang di dalamnya.
Baca Juga: Studi Terbaru Ungkap Virus Corona Covid-19 Bisa Ciderai Plasenta Ibu Hamil
"Saling menjaga di kantor yang rata-rata kalau di Jakarta tertutup dengan pakai AC, banyak terpapar dengan udara yang bebas itu tentu juga lebih baik. Jangan lupa istirahat cukup dan olahraga ya," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?