Suara.com - Virus corona memiliki cara kerja yang unik dan tidak bisa dideteksi para dokter. Virus ini bisa menyerang paru, kulit, hingga beragam bagian tubuh lainnya. Terbaru, virus corona bahkan bisa merusak kesuburan lelaki.
Mengutip Daily Mail, Jumat (5/6/2020), para peneliti di Tufs University dan Gongii Medical College di China memang menemukan sedikit bukti keberadaan virus di testis laki-laki, tetapi peneliti menemukan virus dapat merusak kesuburan di beberapa jenis sel testis.
Seperti diketahui, testis adalah organ berbentuk dua bulatan di alat kelamin laki-laki yang berfungsi sebagai tempat produksi sperma.
Perubahan yang merusak kesuburan yang paling mengganggu pada laki-laki yang positif Covid-19 adalah tubulus seminiferus, yaitu struktur kecil pada tesis yang berfungsi memelihara dan memproduksi sperma.
Saat terinfeksi, sel akan 'menggelembung', itu berarti sel akan merenggang dan dideformasi atau mengalami perubahan bentuk.
Meskipun pasien dalam kondisi sehat, tapi saat terinfeksi SARS CoV 2, ilmuwan khawatir kerusakan pada seminiferus bisa menyebabkan produksi sperma yang kurang, atau bahkan sperma tidak tersedia usai sembuh dari Covid-19.
Temuan ini dipublikasi dalam jurnal European Eurology, dan belum ditinjau lebih jauh.
Sementara ini penelitian belum menemukan kandungan virus dalam air mani atau keberadaannya di cairan vagina, tetapi karena sel di testis memiliki reseptor ACE 2 yang berfungsi sebagai pintu masuk virus, maka laki-laki disarankan tidak menyumbangkan spermanya.
Baca Juga: Jangan Anggap Sepele, Ini 4 Penyebab Gangguan Kesuburan pada Perempuan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin