Suara.com - Virus corona Covid-19 telah menginfeksi lebih dari 28 ribu orang di Indonesia. Jumlah orang meninggal akibat Covid-19 pun masih terus bertambah.
Seorang ahli, Dr Chris Steele pun membagikan saran untuk menurunkan risiko infeksi virus corona Covid-19, salah satunya seseorang harus menghindari memakai sarung tangan lateks maupun kain.
Dr Chris mengingatkan bahwa pemakaian sarung tangan sekali pakai tidak akan membantu melindungi kita dari virus corona Covid-19.
Karena, virus corona Covid-19 tidak akan menembus kulit. Jika, tangan Anda sudah terkontaminasi virus, maka tak ada gunanya memakai sarung tangan.
Selain itu, melepas sarung tangan ketika tiba di rumah setelah berpergian justru meningkatkan risiko penyebaran virus corona ke permukaan lain di rumah.
Anda cukup membersihkan tangan atau mencuci tangan selama 20 detik sesuai saran ahli kesehatan. Karena, cara inilah yang paling efektif mencegah penyebaran virus corona.
"Saya tidak mengerti alasan orang memakai sarung tangan. WHO justru tidak menyarankan penggunaan sarung tangan. Seseorang cukup mencuci tangan dengan benar sebagai cara paling efektif," kata Dr Chris dikutip dari Express.
Meski begitu, Dr Chris mengatakan hanya ada satu manfaat dari penggunaan sarung tangan di tengah pandemi virus corona Covid-19. Seseorang menjadi lebih sadar untuk tidak menyentuh area wajah.
"Percayalah sarung tangan yang sudah digunakan itu terkontaminasi virus. Jadi, melepasnya bisa menjadi cara penyebaran virus corona ke area lain. Karena virusnya tidak menembus kulit, kamu tetap harus mencuci tangan ketika tiba di rumah," jelasnya.
Baca Juga: Peneliti: Obat Asam Lambung Bisa Atasi Virus Corona Covid-19 dalam 48 Jam
Dr Chris juga menyarankan semua orang selalu membawa hand sanitizer ketika berpergian untuk membersihkan tangannya. "Saya menggolongkan semua orang berpotensi terinfeksi dan mengklasifikasikan setiap permukaan berpotensi terkontaminasi," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun