Suara.com - Kabar baik tentang vaksin virus corona atau Covid-19 kembali datang.
Para ahli di Imperial College London akan memulai uji coba vaksin untuk virus corona pada manusia minggu depan. Uji coba ini merupakan yang terbesar kedua. Demikian seperti dilansir dari Medical Daily.
Tim itu akan dipimpin oleh Profesor Robin Shattock. Mereka telah mengembangkan vaksin RNA yang dimaksudkan untuk membantu sel-sel otot dengan menghentikan protein pada permukaan virus corona.
Protein tersebut akan ditugaskan untuk memicu respon imun yang pada gilirannya akan melindungi seseorang terhadap strain Covid-19 yang ditakuti.
Vaksin diatur untuk memasuki fase satu. Fase dua akan melibatkan uji coba manusia pada 300 orang pada 15 Juni 2020.
Jika berhasil, uji coba vaksin akan meningkatkan jumlah uji coba manusia menjadi 6.000 orang pada Oktober.
Jika upaya ini memberikan hasil positif, Imperial College London berharap untuk mulai mendistribusikan vaksin di Inggris dan di seluruh dunia pada awal tahun depan.
Selama di Universitas Oxford, uji klinis manusia sudah berlangsung untuk berpotensi mengembangkan vaksin terpisah.
Imperial College sudah berpikir ke depan, membentuk perusahaan sosial baru yang disebut VacEquity Global Health (VGH) untuk membantu mengembangkan vaksin.
Baca Juga: Lawan Covid-19, Kemenristek Bentuk Tim Pengembangan Vaksin Nasional
Semua royalti akan dibebaskan untuk Britania Raya sementara negara-negara berpenghasilan rendah akan dikenakan biaya pemotongan harga.
"Misi perusahaan sosial adalah mengembangkan vaksin dengan cepat untuk mencegah infeksi SARS-CoV-2 (Covid-19) dan mendistribusikannya seluas mungkin di Inggris dan luar negeri, termasuk ke negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah," kata Imperial College. dalam sebuah pernyataan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?